Eksbis

Ratusan Peserta Ikuti ToT KMP ADNG di Garut, Tamu Kehormatan Diarak Sisingaan

×

Ratusan Peserta Ikuti ToT KMP ADNG di Garut, Tamu Kehormatan Diarak Sisingaan

Sebarkan artikel ini

Garut– Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati pelaksanaan Training of Trainer (ToT) Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) yang digelar di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sabtu Minggu (13-14 Desember 2025) Kegiatan dua hari itu menjadi magnet tersendiri, tak hanya karena materi penguatan kapasitas koperasi berbasis aset digital, tetapi juga karena kemasan acara yang kental nuansa budaya lokal.

Kadis Koperasi dan UKM Hendra Siswara Gumilang
Kadis Koperasi dan UKM Garut Hendra Siswara Gumilang

Sejak hari pertama, suasana sudah terasa semarak. Sejumlah tamu kehormatan, pengurus pusat, serta jajaran pimpinan koperasi diarak dan diangkut panitia menggunakan sisingaan, kesenian khas Sunda yang biasanya hanya ditampilkan pada hajatan besar. Atraksi tersebut langsung menyedot perhatian peserta dan warga sekitar, sekaligus menjadi simbol penghormatan kepada para tamu penting.

Ketua panitia acara Mahmud Yusuf mengatakan, ToT ini dirancang untuk mencetak pelatih-pelatih koperasi yang siap terjun ke daerah. “Pesertanya ratusan orang. Mereka akan menjadi ujung tombak pengembangan KMP ADNG di tingkat lokal,” ujarnya di sela kegiatan.

Rangkaian acara hari pertama diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga sambutan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan Muspida dan dinas yang membidangi koperasi dan UMKM. Puncaknya, dilakukan pelantikan serta penyerahan kendaraan operasional koperasi.

Ketua umum KMP ADNG Prof Rizki Adam membuka Agenda ToT Kabupaten Garut
Ketua umum KMP ADNG Prof Rizki Adam membuka Agenda ToT Kabupaten Garut

Ketua Umum KMP ADNG Prof. Rizki Adam, PhD menegaskan bahwa ToT ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem koperasi multipihak berbasis aset digital. “Koperasi tidak boleh tertinggal. Digitalisasi dan penguatan SDM adalah kunci agar koperasi mampu bersaing dan memberi manfaat nyata bagi anggota,” tegasnya.

 

Memasuki hari kedua, peserta langsung mengikuti sesi inti ToT dengan durasi panjang. Materi disampaikan secara intensif, mulai dari pengelolaan koperasi modern, penguatan jaringan, hingga strategi pengembangan aset digital. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang berlangsung dinamis hingga sore hari.

Pelaksanaan ToT KMP ADNG di Garut ini diharapkan menjadi model pengembangan koperasi nasional: serius dalam substansi, namun tetap membumi dengan kearifan lokal. Sisingaan bukan sekadar tontonan, tetapi pesan bahwa koperasi tumbuh bersama budaya dan masyarakatnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut Hendra Siswara Gumilang mengapresiasi pelaksanaan ToT KMP ADNG yang dinilainya sejalan dengan arah pembangunan koperasi di daerah. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan ekonomi dan teknologi yang sangat cepat. “Kami menyambut baik kegiatan ini. ToT seperti ini penting agar koperasi tidak hanya besar secara jumlah, tetapi juga kuat dari sisi manajemen, tata kelola, dan adaptasi digital,” ujarnya.

Hendra menambahkan, kehadiran ratusan peserta menunjukkan bahwa semangat berkoperasi di Garut masih sangat tinggi. Ia berharap hasil ToT tidak berhenti pada forum pelatihan semata, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan. “Kami berharap para peserta menjadi agen perubahan di wilayahnya masing-masing. Pemerintah daerah siap bersinergi dengan KMP ADNG untuk mendorong koperasi yang modern, profesional, namun tetap berakar pada kearifan lokal, seperti yang ditunjukkan lewat sisingaan hari ini,” pungkasnya.