Sinarmerdeka.co – Kota Depok kini memiliki kawasan olahraga bertaraf internasional melalui kehadiran Athlon Sawangan, yang diproyeksikan menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus destinasi olahraga bagi masyarakat.
Keberadaan Athlon Sawangan mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman. Menurutnya, fasilitas olahraga modern seperti ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di berbagai ajang internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.
Marciano menilai pembangunan Athlon Sawangan sejalan dengan program pemerintah dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Diharapkan pembangunan venue untuk cabang olahraga lain seperti bulu tangkis, basket, dan pickleball beserta sarana pendukungnya dapat segera terealisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Teuku Arlan Perkasa Lukman, mengatakan olahraga kini tidak lagi hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sektor ekonomi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Dari perspektif Kementerian Pemuda dan Olahraga, ini merupakan bagian dari proyeksi besar menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah memiliki tiga pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni green economy, digital economy, dan wellness economy. Menurutnya, pembangunan kawasan olahraga terpadu seperti Athlon Sawangan menjadi salah satu bentuk dukungan sektor swasta terhadap pengembangan pilar wellness economy.
“Inisiatif dari kelompok usaha Bakrie melalui Bakrieland ini merupakan bagian dari pengembangan wellness economy,” ujarnya.
Teuku Arlan menambahkan, fasilitas olahraga yang terintegrasi tidak hanya berfungsi mencetak atlet-atlet berprestasi, tetapi juga mendorong masyarakat menjalani gaya hidup yang lebih sehat.
“Mereka membangun fasilitas olahraga yang terintegrasi sehingga bukan hanya mendukung prestasi olahraga sebagai bagian dari national branding, tetapi juga mengajak masyarakat hidup lebih sehat,” katanya.
Menurutnya, Athlon Sawangan juga membuka ruang bagi masyarakat umum untuk menikmati ekosistem olahraga, meski tidak memiliki cita-cita menjadi atlet profesional.
“Masyarakat yang mungkin tidak lagi bercita-cita menjadi atlet tetap bisa menjadi bagian dari ekosistem Athlon Sawangan untuk menjalani gaya hidup sehat,” ujarnya.
Ia berharap ekosistem olahraga yang dibangun Bakrieland terus berkembang menjadi industri olahraga yang berkelanjutan. Kawasan olahraga terpadu dinilai tidak hanya menyediakan fasilitas latihan, tetapi juga mampu menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari penyelenggaraan kompetisi, komunitas olahraga, hingga aktivitas ekonomi berbasis olahraga.
“Harapannya, ekosistem ini terus berkembang menjadi industri olahraga yang berkelanjutan melalui berbagai aktivitas sport yang dikembangkan oleh Bakrieland,” tuturnya.
Presiden Direktur PT Bakrieland Development Tbk, Resza Adikreshna, mengatakan pembangunan Athlon Sawangan merupakan wujud komitmen perusahaan menghadirkan fasilitas olahraga modern, inklusif, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap gaya hidup sehat, olahraga, dan pembinaan atlet terus meningkat. Karena itu, Athlon Sawangan dihadirkan dengan misi menjadi pusat pembinaan olahraga yang mampu melahirkan generasi juara Indonesia.
“Kami berharap dari tempat ini akan lahir atlet-atlet masa depan, the next Taufik Hidayat, the next Yayuk Basuki, maupun the next Richard Sam Bera, yang kelak mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia,” kata Resza.
Ia menambahkan bahwa investasi terbaik bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia.
“Olahraga merupakan salah satu sarana terbaik untuk membentuk karakter, disiplin, sportivitas, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Melalui Athlon Sawangan, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga nasional sekaligus menciptakan ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk hidup lebih sehat dan produktif,” ujarnya.
Athlon Sawangan menghadirkan berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional, antara lain lapangan sepak bola, kolam renang berukuran Olimpiade, serta Nikanika Gymnastics, gedung senam artistik bertaraf internasional yang mulai dibuka untuk umum bersamaan dengan peresmian kawasan tersebut.
Menurut Resza, kehadiran Nikanika Gymnastics menjadi langkah positif dalam mendukung perkembangan olahraga senam artistik di Indonesia.
“Kami berharap fasilitas ini menjadi tempat bagi masyarakat untuk berlatih, belajar, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.













