SINARMERDEKA.CO-Kabar terbaru Netflix resmi mengumumkan rencana akuisisi terhadap perusahaan media raksasa Warner Bros. Discovery. Informasi itu disampaikan melalui riliis Netflix yang diumumkan di situs resminya, Jumat (5/12/2025).
Tentunya, kedua perusahaan disebut telah menandatangani perjanjian definitif terkait proses akuisisi tersebut. Netflix memastikan transaksi akan melibatkan skema pembayaran tunai dan saham.
Nilai transaksi ditetapkan sebesar US$27,75 per lembar saham Warner Bros. Total nilai perusahaan mencapai US$82,7 miliar atau sekitar Rp1.201 triliun.
Yahoo Finance menilai kesepakatan itu sebagai transaksi terbesar sepanjang sejarah industri hiburan dunia. Akuisisi ini sekaligus memperkuat posisi Netflix sebagai pemain global.
Netflix menyatakan, berbagai produksi populer Warner Bros akan masuk portofolio konten mereka. Daftar itu mencakup The Big Bang Theory, The Sopranos, Game of Thrones, dan DC Universe.
Produksi tersebut akan melengkapi konten unggulan Netflix seperti Wednesday, Bridgerton, dan Money Heist.
Perusahaan menyebut kombinasi katalog itu akan memberi pengalaman menonton lebih kaya.
“Akuisisi ini menyatukan dua pionir bisnis hiburan, menggabungkan inovasi Netflix, jangkauan global, dan layanan streaming terbaik di kelasnya.
Dengan warisan kelas dunia Warner Bross. yang berabad-abad unggul dalam menyajikan cerita,” tulis Netflix, Sabtu (6/12/2025).
Netflix menyampaikan transaksi akan rampung setelah pemisahan divisi Global Warner Bros. Discovery Global selesai. Proses itu ditargetkan rampung pada kuartal ketiga 2026.
Dalam rilis itu dijelaskan struktur transaksi bagi pemegang saham Warner Bros. Setiap pemegang saham akan menerima US$23,25 tunai dan US$4,50 saham biasa Netflix.
Nilai tersebut setara US$27,75 per saham atau bernilai ekuitas sekitar US$72 miliar. Nilai perusahaan Warner Bros ditaksir mencapai US$82,7 miliar.
Warner Bros sebelumnya telah mengumumkan rencana pemisahan divisi Streaming & Studio dan Global Networks. Proses pemisahan itu ditargetkan selesai sebelum penutupan transaksi akuisisi.
“Perusahaan publik yang baru dipisahkan ini, yang memegang divisi Global Networks. Akan mencakup merek-merek televisi hiburan, olahraga, dan berita terkemuka di seluruh dunia, termasuk CNN, TNT Sports di AS, dan Discovery,” tulis Netflix.
Netflix memastikan kesepakatan telah disetujui secara bulat oleh dewan direksi kedua perusahaan. Proses selanjutnya menunggu persetujuan regulator dan pemegang saham.
Transaksi disebut memerlukan waktu penyelesaian sekitar 12 hingga 18 bulan. Perusahaan menilai rentang waktu itu sesuai standar transaksi sejenis.
Salah satu CEO Netflix, Ted Sarandos mengatakan integrasi konten akan meningkatkan kekuatan katalog Netflix. “Bersama-sama, kami dapat memberikan lebih banyak hal yang mereka sukai kepada penonton dan membantu mendefinisikan abad penceritaan berikutnya,” katanya.
Presiden dan CEO Warner Bros, David Zaslav menyampaikan optimisme serupa.
“Dengan berkolaborasi bersama Netflix, kami akan memastikan orang-orang di mana pun akan terus menikmati kisah-kisah paling berkesan di dunia untuk generasi mendatang,” ujarnya.













