Bekasi – Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) resmi membentuk kepengurusan tingkat Kota Bekasi pada Selasa (30/9). Struktur pengurus ini diharapkan menjadi motor penggerak kekompakan anggota di wilayah penyangga ibu kota tersebut. Dwi Jatno dipercaya sebagai ketua, didampingi Bani Budi Priyanto sebagai sekretaris dan Elsa Fitry di posisi bendahara. Selain itu, pos koordinator diisi oleh Supoyo SE (pengusaha), Budi Firman P (investor), Abdul Azis (IT), Arso Piyogo (pekerja), Soeyono (konsumen), serta Selamet yang ditunjuk sebagai pengawas.
“Pembentukan kepengurusan di Kota Bekasi ini menjadi bukti nyata bahwa KMP ADNG terus berkembang. Kami melihat ada semangat kebersamaan yang kuat dari para anggota di sini. Kehadiran mereka akan memperluas jaringan koperasi dan menguatkan ekosistem digital yang sedang kita bangun,” ujar Ade Kurnia, Pengawas KMP ADNG Pusat yang juga Direktur PT IBU.

Cecep yang juga Ade Kurniamenegaskan, langkah ini bukan sekadar formalitas. “Kita ingin koperasi benar-benar dirasakan manfaatnya. Bekasi punya potensi besar dengan banyaknya pengusaha, investor, pekerja, dan konsumen yang bisa berkolaborasi. Dengan kepengurusan baru ini, saya optimistis geliat ekonomi digital kerakyatan akan semakin terasa,” katanya.
Sementara Direktur Utama PT DGI sekaligus Ketua KMP ADNG Jakarta Selatan Cecep Sujana menambahkan, KMP ADNG hadir sebagai wadah sinergi. “Kita bukan hanya bicara tentang bisnis digital, tetapi juga tentang membangun kesejahteraan bersama. Bekasi jadi salah satu pionir dalam memperkuat koperasi multipihak, dan ini akan menjadi contoh positif bagi daerah lain,” tandas Cecep.












