JAKARTA – Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) resmi menjalin kerja sama dengan Politeknik Bisnis Digital Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin (18/8). Kesepakatan ini bertujuan memperkuat pemasaran program pendidikan Sarjana Terapan (D4) di bidang digital dan teknologi.
MoU bernomor 001/MOU/KMPADNG/VIII/2025 itu ditandatangani oleh Ketua Umum KMP ADNG, Assoc. Prof. Adv. Capt. Rizki Adam, PhD dan Direktur Politeknik Bisnis Digital Indonesia, Dr. D. Purnomo, S.E., M.M.. Kerja sama mencakup empat program unggulan: Bisnis Digital, Logistik Bisnis, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, serta Pengembangan Teknologi Blockchain dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence).
Menurut Assoc. Prof. Adv. Capt. Rizki Adam, PhD, langkah ini menjadi bukti bahwa koperasi mampu masuk ke sektor pendidikan digital. “Koperasi bukan hanya bergerak di sektor riil, tetapi juga harus adaptif terhadap dunia pendidikan dan teknologi. Kami ingin memastikan generasi muda mendapat akses pada program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya didampingi Pengawas Pusat Ade Kurnia.

Acara juga dihadiri Prof. Dr. Suhendar SE., SH., LLM., selaku Advisor sekaligus Pembina KMP ADNG bidang hukum. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini harus dijalankan secara berintegritas. “MoU ini bukan hanya kerja sama formal, tetapi juga komitmen moral untuk menghadirkan pendidikan yang berbasis hukum dan siap menjawab tantangan era digital,” tegasnya.
Direktur Politeknik Bisnis Digital Indonesia, Dr. D. Purnomo, S.E., M.M., menyambut baik kerja sama tersebut. “Pendidikan vokasi harus berorientasi pada kebutuhan industri. Dengan KMP ADNG, kami optimistis dapat menyiapkan SDM digital yang kompeten dan relevan,” ungkapnya.
MoU ini berlaku selama dua tahun dan dapat diperpanjang dengan kesepakatan kedua belah pihak. Keduanya optimistis sinergi ini mampu mencetak generasi baru yang siap menghadapi tantangan era digital.
—












