SINARMERDEKA – Pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan publik di bidang agraria dan tata ruang.
Prosesi tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial administratif, melainkan titik awal pengabdian nyata aparatur negara dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin, Lucky Ariansa, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pegawai yang resmi dilantik sebagai PNS.
Ia menegaskan, status baru sebagai aparatur sipil negara membawa konsekuensi tanggung jawab besar untuk menjaga integritas, profesionalitas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas negara, khususnya di sektor pertanahan dan tata ruang.
Menurut Lucky, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki tugas strategis dalam mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah, penataan ruang yang berkelanjutan, serta penyelesaian persoalan pertanahan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Karena itu, para PNS yang baru dilantik dituntut mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tegas Lucky Ariansa.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa tugas ASN bukan sekadar bekerja di balik meja, tetapi hadir memberikan solusi dan kepastian hukum kepada masyarakat. Pelayanan pertanahan yang baik akan berdampak langsung terhadap investasi, pembangunan daerah, hingga kesejahteraan masyarakat,” ujar Lucky.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan core values ASN BerAKHLAK yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dalam setiap aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi modern yang profesional dan dipercaya publik.
Selain itu, Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin terus berkomitmen mendukung berbagai program strategis nasional di bidang agraria.
Mulai dari percepatan sertifikasi tanah masyarakat, penataan aset pemerintah, penyelesaian sengketa pertanahan, hingga pengendalian pemanfaatan ruang agar selaras dengan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Lucky berharap para pegawai yang baru dilantik mampu menjaga semangat pengabdian serta terus meningkatkan kompetensi di tengah tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Menurutnya, ASN ATR/BPN harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem digitalisasi layanan pertanahan demi menghadirkan pelayanan yang efektif, efisien, dan bebas dari praktik maladministrasi.
“Semoga rekan-rekan yang baru dilantik senantiasa diberikan kemudahan, kekuatan, kesehatan, serta keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan amanah dan tugas pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
“Mari bersama-sama kita wujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan tepercaya demi kemajuan pertanahan yang berkepastian hukum dan menyejahterakan rakyat,” tutup Lucky Ariansa.












