Eksbis

Urban Farming Palmerah, Poktan At Taufik Panen Pokcoy

×

Urban Farming Palmerah, Poktan At Taufik Panen Pokcoy

Sebarkan artikel ini
Urban Farming Palmerah, Poktan At Taufik Panen Pokcoy
Urban Farming Palmerah, Poktan At Taufik Panen Pokcoy

Sinarmerdeka.co – Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat terus berkembang di kawasan perkotaan. Kelompok Tani (Poktan) Masjid At Taufik, RW 17, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, menggelar panen pokcoy pada Kamis (15/1/2026).

Kegiatan panen tersebut dipimpin Ketua Poktan At Taufik, Ahmad Djazuli, dan dihadiri Lurah Palmerah Zaenal Ngaripin, unsur Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 17, serta para pengurus kelompok tani. Panen ini menjadi bukti keberhasilan pengelolaan urban farming yang dijalankan secara konsisten di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Lurah Palmerah Zaenal Ngaripin mengapresiasi Poktan At Taufik yang dinilai mampu memanfaatkan lahan secara produktif dan ramah lingkungan. Menurutnya, kegiatan urban farming memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan wilayah.

“Poktan At Taufik membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan hambatan untuk menghasilkan pangan sehat dan bernilai. Kegiatan seperti ini juga memperkuat kebersamaan warga,” ujar Zaenal.

Selain membudidayakan sayuran pokcoy, Poktan At Taufik juga mengembangkan tanaman hidroponik serta budidaya ikan melalui sistem aquaponik. Inovasi ini mengintegrasikan sektor pertanian dan perikanan dalam satu siklus berkelanjutan, sehingga dinilai efektif meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi penggunaan air dan lahan.

Ketua Poktan At Taufik Ahmad Djazuli mengatakan, keberhasilan panen merupakan hasil kerja sama seluruh anggota kelompok serta dukungan dari berbagai pihak.

“Kami ingin urban farming menjadi gerakan pemberdayaan warga, bukan sekadar kegiatan bercocok tanam. Hasil panen ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang,” katanya.

Poktan At Taufik selama ini dikenal sebagai kelompok tani unggulan di Kelurahan Palmerah dan secara berkelanjutan mendapatkan pembinaan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Barat. Pembinaan tersebut meliputi aspek teknis budidaya, pengelolaan kelompok, hingga peningkatan kualitas hasil produksi.

Keberhasilan panen pokcoy ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengembangkan urban farming sebagai solusi ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perkotaan.