SINARMERDEKA.co.id — Seorang pria paruh baya tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kosong di Kelurahan Pasar Madang, Kotaagung, Jumat (28/11/2025). Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh warga bernama Pendi, yang selama ini rutin memberikan makan kepada korban.
Kapolsek Kotaagung, AKP Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dengan mata melotot di dalam rumah kosong. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Penemuan bermula ketika Pendi hendak mengantarkan makanan seperti biasa. Namun ketika dibangunkan, korban tidak merespons dan terlihat sudah tidak bernyawa. Pendi menjelaskan bahwa pria tersebut merupakan tunawisma yang sudah cukup lama tinggal di rumah kosong tersebut.
Setelah memberi tahu warga lain, lurah dan ketua RT, kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kotaagung. Petugas kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal.
Dari hasil pengecekan, polisi menduga korban meninggal karena sakit. Di lokasi tidak ditemukan identitas maupun barang berharga. Beberapa saksi yang mengenal keberadaan korban di sekitar lokasi juga sudah dimintai keterangan.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Batin Mangunang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pendi sebagai saksi utama mengungkapkan bahwa dirinya selama ini ikut merawat korban.
“Almarhum memang punya riwayat penyakit. Beberapa waktu lalu sempat berobat. Ia tinggal di rumah kosong ini sudah lumayan lama. Sejak sakit, saya yang mengurusnya, memberi makan,” kata Pendi.
Ia menambahkan bahwa korban pernah menyebut berasal dari Jepara, Jawa Tengah, namun alamat lengkapnya tidak diketahui.
“Pagi tadi saya masih lihat dia tidur dan masih bernafas. Tapi siang saat saya bangunkan untuk makan, ternyata sudah meninggal,” ujarnya.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.












