simer
Info Daerah

PNS Jarang Ngantor, Begini Kata Pemuda Tanggamus

×

PNS Jarang Ngantor, Begini Kata Pemuda Tanggamus

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

SINARMERDEKA.CO-Sejumlah kalangan menuding sekertaris Daerah (Sekda) Tanggamus Suidi tidak tegas terhadap bawahan yang tidak disiplin.

Menurut Harni Sos ketua Pemuda Tanggamus selain tidak tegas sekda Tanggamus diduga kurang mengerti dengan arah kebijakan Bupati terpilih Moh Saleh Asnawi-Agus Suranto,”

Sejatinya seorang sekertaris Daerah adalah ketua kelasnya Aparatur Sipil Daerah (ASN) Tanggamus, tentunya lebih mengedepankan aturan pada peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), ujar Harni Sos, via WhatsApp,

ketidak tegasan sekda terbukti ketika Bupati Tanggamus H.Moh.Saleh Asnawi dibuat marah dan kecewa oleh ulah anak buahnya.

Bagaimana tidak, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di empat kantor kecamatan, seluruh Camat tidak berada di tempat.

Sidak yang dilakukan Bupati Tanggamus Moh.Saleh Asnawi pada Selasa 15 April 2025 di  kantor camat dan kantor organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut untuk mengetahui kinerja dan disiplin dari jajarannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ada empat kantor kecamatan yang disidak oleh Bupati Tanggamus, yaitu kantor Kecamatan Talang Padang, Sumberejo, Pulaupanggung dan kantor kecamatan Kota Agung Timur.

Berdasarkan video yang beredar di status WhatsApp dan media sosial Facebook, tampak Bupati Tanggamus Moh.Saleh Asnawi terlihat marah dan meradang di salah satu kantor kecamatan.

Usut punya usut, kantor kecamatan tersebut adalah Kota Agung Timur. Dari mimik muka terlihat bupati sangat marah kepada staf dan sejumlah pejabat di Kecamatan Kota Agung Timur.

Mirisnya, saat dilakukan sidak di kantor Kecamatan Kota Agung Timur tersebut, Camat Kota Agung Timur,  Ilham Nurmay tidak berada di tempat dan tanpa keterangan yang jelas. Hanya terlihat Sekcam Kota Agung Timur Pendi dan sejumlah kepala seksi (Kasi).

Tidak hanya, di Kota Agung Timur saja, Camatnya yang tidak berada di tempat, di Kecamatan Sumberejo, Talang Padang dan Pulau Panggung juga demikian, camat tidak berada di tempat saat bupati datang.

Berdasarkan informasi dari protokol yang mendampingi bupati, bahwa penyebab bupati marah karena selain camat tidak berada di tempat tanpa keterangan jelas, para staf dan kasi juga membuat bupati kesal lantaran bercanda dan tertawa saat bupati memberikan pengarahan hal itu terkesan tidak menghargai bupati.

“Padahal saat itu bupati sedang menanyakan mengenai hal apa yang dibutuhkan di Kecamatan Kota Agung Timur,”kata sumber.

Dilanjutkan sumber internal di protokol, bahwa di tiga kecamatan juga bupati tidak mendapati camat berada di kantor dengan alasan yang beragam.

Di Kecamatan Talang Padang, Camat Talang Padang, H.Amin tidak berada di tempat, karena sedang ada menghadiri kegiatan di Betung Talangpadang.

Lalu di kantor Camat Pulau Panggung, Camat Pulaupanggung Quraisin juga tidak berada di kantor, saat bupati  meninggalkan kantor Camat Pulaupanggung barulah, Camat Pulaupanggung tiba.

Kemudian, Camat Sumberejo Suwarno tidak berada di kantor dengan alasan sedang mengikuti kegiatan Manasik Haji.

Masih kata sumber, bahwa Bupati Tanggamus langsung memerintahkan Plt Inspektur dan Kepala BKPSDM untuk memberikan sanksi kepada pejabat yang tidak berada di kantor tanpa alasan yang jelas, bahkan bupati mengancam mencopot pejabat yang indispliner.

“Ya, diberikan sanksi berupa surat teguran, bahkan ada sejumlah pejabat yang diminta untuk menghadap langsung,”pungkasnya.

Disisi lainya, kinerja buruk juga terjadi dilingkungan sekertariat Pemkab,  staf Ahli yang diketahui di duga jarang ngantor, seperti Hamid Heriansyah Lubis. Hal itu dibenarkan oleh sekertaris Inspektorak Agustam,

” Kita telah melakukan upaya peneguran, hingga surat peringatan (SP) untuk pak Hamid Heriansyah Lubis,

Peringatan sudah dua kali, setelah tiga kali tidak diindahkan kami serahkan ke Bupati,” Ujar Agustam.