Sinarmerdeka.co— Agenda Petisi 26 Tolak Korupsi digelar di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari seruan moral untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Kegiatan tersebut diawali dengan doa bersama yang berlangsung di Padepokan Padakamy, Jalan Nurul Abror, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (24/9/2026).
Doa bersama dipimpin oleh Ustadz Ahmad Tuseri dan diikuti sejumlah peserta. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kekhidmatan.
Dalam doa tersebut, peserta memohon keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus memanjatkan harapan agar semangat menjaga amanah, kejujuran, serta integritas dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Agenda Petisi 26 Tolak Korupsi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk menyuarakan kepedulian terhadap pentingnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Para peserta berharap gerakan antikorupsi tidak berhenti pada seruan semata, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di Kabupaten Bogor.
Doa bersama yang menjadi pembuka kegiatan sekaligus dimaknai sebagai refleksi moral. Melalui momentum tersebut, peserta mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan amanah dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab kepada masyarakat.
Dengan semangat tersebut, Petisi 26 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.













