SINARMERDEKA.CO-Kabar baik bagi para nelayan di Provinsi Lampung ketersedian SPBN khusus Nelayan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung Bani Ispriyanto mengatakan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) memfasilitasi nelayan cepat memperoleh pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut.
“Tentunya pembangunan SPBN tidak hanya sebatas menyediakan bahan bakar minyak berupa solar saja kepada nelayan, tapi menjadi pusat operasional agar kampung nelayan ini bisa lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Jumat.18 Juni 2026 kemarin.
Dirinya mengatakan ada sejumlah manfaat yang didapatkan oleh nelayan dengan makin dekatnya fasilitas SPBN di desanya, seperti dapat memangkas biaya operasional karena tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak subsidi khusus nelayan, dan produktivitas dapat meningkat dengan proses pengisian bahan bakar minyak yang lebih cepat.
“Di Provinsi Lampung pembangunan SPBN di Kampung Nelayan Merah Putih untuk melayani kebutuhan solar bagi nelayan baru ada di Kabupaten Lampung Timur,” katanya.
Dia menjelaskan pembangunan stasiun minyak nelayan tersebut di Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur dilakukan, sebab hampir 80 persen masyarakatnya atau sekitar 1.000 orang warga di desa tersebut berprofesi nelayan dan memerlukan pelayanan dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.
“Memang tidak semua di usulkan ada SPBN di Kampung Nelayan Merah Putih, karena semua tergantung dari jumlah nelayan yang dilayani. Bila jumlahnya tidak banyak kebutuhan cukup dipenuhi dengan SPBN yang sudah ada,” ucap dia.
Selain dirinya mengharapkan dengan adanya fasilitas tersebut di area Kampung Nelayan Merah Putih ekonomi masyarakat di pesisir, atau nelayan bisa lebih bertumbuh, kampung nelayan semakin maju, dan nelayan mendapatkan manfaat serta peningkatan pendapatan.
“Harapannya dengan ini nelayan bisa sejahtera, produksi meningkat, dan mereka tidak perlu terlalu jauh untuk mendapatkan bahan bakar minyak saat hendak melaut,” tambahnya.













