simer
HeadlineInternasional

Tentara Israel Tewaskan Puluhan Warga Gaza Saat Antre Bantuan Kemanusiaan

×

Tentara Israel Tewaskan Puluhan Warga Gaza Saat Antre Bantuan Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini

GAZA – Kekerasan kembali terjadi di Gaza. Sedikitnya 30 warga Palestina tewas ditembak tentara Israel saat mereka tengah mengantre bantuan kemanusiaan di Gaza utara, Rabu (30/7). Insiden ini dilaporkan oleh Badan Pertahanan Sipil Gaza yang dikelola Hamas.

Pihak rumah sakit al-Shifa di Gaza City bahkan melaporkan menerima 35 jenazah korban. Beberapa jam kemudian, data korban bertambah. Menurut laporan kantor berita Associated Press, jumlah korban tewas mencapai 48 orang.

Cek update gempa di sini 

Tragedi Bantuan Kemanusiaan Gaza Makin Memprihatinkan

Melansir BBC, Kekacauan bermula ketika ratusan warga Gaza berkumpul di sekitar truk bantuan sekitar 3 kilometer dari perbatasan Zikim. Tentara Israel (IDF) mengklaim hanya melepaskan “tembakan peringatan”. Namun, menurut juru bicara pertahanan sipil Gaza kepada AFP, lebih dari 300 orang mengalami luka-luka akibat tembakan langsung.

Selain itu, sumber rumah sakit di Rafah melaporkan enam warga Palestina tewas di dekat pusat distribusi bantuan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) pada pagi hari yang sama. Namun, GHF membantah bahwa ada korban jiwa di fasilitas mereka.

Israel Klaim Tak Ada Pembatasan, Tapi Laporan Berbeda

Pernyataan dari IDF menyebut bahwa “kelompok mencurigakan” yang mengancam pasukan telah memberikan peringatan. Mereka pun akhirnya menembak dari jarak ratusan meter. Namun, Israel Defence Force ( Angkatan Bersenjata Israel-red) menyatakan bahwa jumlah korban yang dilaporkan tidak sesuai dengan informasi yang mereka miliki.
baca juga :

Sementara itu, Kantor HAM PBB menyebutkan bahwa lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas sejak akhir Mei saat mencoba mengakses bantuan kemanusiaan Gaza. Lebih tragis lagi, lebih dari 150 orang meninggal karena kelaparan, termasuk 89 anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Kondisi Makin Gawat, PBB dan Dunia Internasional Bersuara

Krisis pangan di Gaza semakin parah. Pakar ketahanan pangan global yang mendapatkan dukungan PBB memperingatkan bahwa “skenario terburuk kelaparan” sedang terjadi. Padahal, Israel sebelumnya mengumumkan akan melakukan jeda taktis untuk memberi akses bantuan.

Namun kenyataannya, akses bantuan masih terbatas. “Aliran bantuan yang menetes harus menjadi gelombang,” tegas Sekjen PBB Antonio Guterres. “Makanan, air, obat, dan bahan bakar harus mengalir tanpa hambatan. Mimpi buruk ini harus berakhir.”

baca juga : Australia Hapus 20 Persen Utang Mahasiswa, 3 Juta Warga Langsung Lega

Dukungan Global untuk Palestina Kian Menguat

Utusan Khusus AS, Steve Witkoff, akan mengunjungi Israel Kamis ini untuk membahas kondisi kemanusiaan Gaza. Sementara itu, Kanada mengikuti jejak Prancis dan Inggris yang berencana mengakui negara Palestina di Sidang Umum PBB September mendatang. Kanada menjadi negara G7 ketiga yang menyatakan dukungan tersebut.

Perang Terus Memakan Korban

Sejak serangan balasan Israel atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, lebih dari 60.000 warga Palestina tewas, termasuk 18.592 anak-anak dan 9.782 perempuan. Serangan Hamas saat itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya.