Sinarmerdeka.co – Pemerintah Kabupaten Bogor resmi mengabadikan nama Jalan H. M. Syurdi Rusuh di Kecamatan Jonggol sebagai bentuk penghormatan atas jasa, dedikasi, dan warisan pembangunan almarhum H. M. Syurdi Rusuh, sosok Kepala Desa Teladan Tingkat Nasional yang dikenal sebagai pelopor kemajuan Bogor Timur. Peresmian dilakukan pada Kamis (6/8/2026) di kawasan Alun-alun Jonggol.
Peresmian tersebut menjadi momen bersejarah yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dengan penandatanganan monumen penamaan Jalan H. M. Syurdi Rusuh. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPR RI, tokoh masyarakat, keluarga besar almarhum, serta ratusan warga yang turut memberikan penghormatan kepada salah satu putra terbaik Jonggol.
Ruas jalan yang kini bernama Jalan H. M. Syurdi Rusuh membentang dari depan Kantor Pos Jonggol, melintasi pertigaan SPBU hingga kawasan Alun-alun Jonggol. Jalur strategis tersebut tidak hanya menjadi akses utama mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya pengabdian dan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.
Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan Jawa Barat V, Drs. H. Mulyadi, M.M., M.A., menyampaikan apresiasi atas keputusan Pemerintah Kabupaten Bogor yang mengabadikan nama H. M. Syurdi Rusuh sebagai nama jalan.
“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menetapkan nama jalan dari depan Kantor Pos Jonggol hingga kawasan Alun-alun Jonggol menjadi Jalan Haji M. Syurdi Rusuh. Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor beserta jajaran dan seluruh masyarakat. Penghormatan ini bukan untuk mengkultuskan almarhum, melainkan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian beliau serta menjadi teladan bagi para kepala desa agar selalu mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Mulyadi.
Menurutnya, pengabadian nama jalan bukan sekadar pergantian papan nama, melainkan upaya menjaga nilai-nilai kepemimpinan yang visioner, jujur, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Seorang pemimpin, kata dia, akan dikenang bukan karena jabatannya, tetapi karena manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat.
Semasa menjabat sebagai Kepala Desa Teladan Tingkat Nasional, H. M. Syurdi Rusuh dikenal memiliki visi jauh ke depan dalam membangun wilayah Bogor Timur. Berbagai gagasan dan program yang diinisiasinya hingga kini masih memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Beberapa warisan pembangunan yang lahir dari gagasannya antara lain Masjid Agung Jonggol sebagai pusat syiar Islam, Jembatan Cipamingkis yang memperkuat konektivitas antarwilayah, serta perintisan Pasar Hewan Jonggol yang selama lebih dari lima dekade menjadi salah satu pusat perekonomian masyarakat Bogor Timur.
“Almarhum H. M. Syurdi Rusuh dikenal sebagai Kepala Desa Teladan Tingkat Nasional yang memiliki komitmen besar membangun masyarakat. Beliau mengusulkan pembangunan Masjid Agung Jonggol, Jembatan Cipamingkis, hingga merintis Pasar Hewan Jonggol yang kini menjadi ikon ekonomi selama lebih dari 50 tahun,” ungkap Mulyadi.
Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang dibangun, tetapi dari sejauh mana manfaatnya mampu dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Hingga kini, Masjid Agung Jonggol tetap menjadi pusat kegiatan keagamaan, Jembatan Cipamingkis memperlancar akses transportasi, sementara Pasar Hewan Jonggol terus menjadi penggerak ekonomi ribuan warga.
Mulyadi berharap keberadaan Jalan H. M. Syurdi Rusuh dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meneladani integritas, keberanian, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Pengabdian seorang pemimpin tidak berhenti ketika masa jabatannya berakhir. Jejak pembangunan yang ditinggalkan akan terus hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lintas generasi,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Mulyadi juga menegaskan komitmennya sebagai anggota DPR RI untuk terus memperjuangkan percepatan pembangunan di kawasan Bogor Timur. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas, pengembangan sektor pariwisata, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
“Sebagai wakil rakyat, saya akan terus mendorong pembangunan infrastruktur di Bogor Timur agar mampu meningkatkan konektivitas, menggerakkan perekonomian, membuka peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Peresmian Jalan H. M. Syurdi Rusuh menjadi lebih dari sekadar seremoni administratif. Langkah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh yang telah meletakkan fondasi pembangunan Bogor Timur sekaligus penegasan bahwa sejarah dan jasa para pejuang pembangunan daerah harus terus dikenang.
Kini, setiap masyarakat yang melintasi Jalan H. M. Syurdi Rusuh bukan hanya melewati sebuah ruas jalan, tetapi juga menyusuri jejak pengabdian seorang pemimpin yang membuktikan bahwa ketulusan bekerja untuk rakyat akan selalu hidup dalam sejarah dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.













