SINAR MERDEKA ,Depok – Masjid Jami’ Asy- Syahid menunjukkan konsistensi sebagai pusat syiar dakwah, dengan melaksanakan penyembelihan hewan qurban 1446 H/2025 M. Sabtu (7/6/2025)
Kegiatan penyembelihan hewan qurban yang telah sukses dilaksanakan merupakan bentuk tasyakur atau rasa syukur para pengurus yang telah diberikan amanah untuk memajukan dan memakmurkan Masjid Jami’ Asy-Syahid.
Ustadz Andi Syaifulloh, S.Pd.I., SH., SQ., saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa Kegiatan hari ini merupakan langkah awal dan diharapkan menjadi pijakan nyata dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan umat.
Pengurus DKM merupakan ujung tombak dalam melahirkan program kerja yang menjadi pondasi, arah pijakan tersistematis untuk memakmurkan Masjid.

Ustadz Andi, sebagai salah satu pengurus DKM Jami’ Asy-Syahid, terus berperan aktif dalam membangun konsolidasi internal dan eksternal masjid.
Kerja cerdas dengan membangun komunikasi yang baik dan mengajak peran serta semua pihak, dari tokoh agama, masyarakat sekitar, hingga aparatur pemerintah untuk bersama-sama berkontribusi dalam memakmurkan masjid.
“Kegiatan perdana penyembelihan hewan qurban berlangsung di Masjid Jami’ Asy-Syahid, yang berlokasi di lingkungan Terminal Jatijajar Kota Depok. Meski baru pertama kali dilaksanakan, acara ini sudah menunjukkan semangat kolaboratif antarwarga dan pengurus masjid,” ungkapnya dengan penuh antusias.
Masjid seharusnya tidak hanya ramai saat momen besar seperti Iduladha, tetapi harus terus hidup dengan aktivitas keagamaan, sosial, dan edukatif.
Lanjutnya, Masjid Jami’ Asy-Syahid diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan yang menjangkau seluruh kalangan dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.
“Semoga dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter religius dan mencintai agamanya,” ungkapnya.
Ustadz Andi menjelaskan ada empat peran utama yang ingin ditanamkan dalam pengembangan masjid ini.

Masjid sebagai tempat ibadah, Pusat pendidikan (tarbiyah), Ruang interaksi sosial (muamalah), Wadah musyawarah dan konseling masyarakat.
“Kami ingin masjid ini bukan hanya jadi tempat ibadah, tapi juga sebagai media dakwah dan pembinaan umat. Mari berjuang bersama-sama, komitmen dan menjalin kolaborasi dari semua pihak agar harapan ini bisa terwujud,” pungkas Ustadz Andi.












