JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia politik nasional. Suryadharma Ali meninggal dunia pada Kamis (31/7) pukul 04.18 WIB di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan. Eks Menteri Agama sekaligus mantan Ketua Umum PPP itu wafat pada usia 66 tahun.
Juru Bicara PPP, Usman Tokan, membenarkan kabar kepergian Suryadharma. “Benar mas,” jawab Usman singkat saat dikonfirmasi awak media.
Jenazah almarhum berada di rumah duka, Jalan Cipinang Cempedak I Nomor 30, Jatinegara, Jakarta Timur. Rencananya, Suryadharma Ali dimakamkan di Pondok Pesantren Miftahul ‘Ulum, Desa Gandasari, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis siang.
Tokoh politik yang dikenal dengan inisial SDA itu punya rekam jejak panjang dalam pemerintahan. Ia menjabat Menteri Agama periode 2009–2014, setelah sebelumnya dipercaya sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil pada 2004–2009. Semua jabatan itu diembannya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Bukan hanya di pemerintahan, kiprah politik Suryadharma juga mengakar kuat di PPP. Ia menjabat sebagai Ketua Umum partai berlambang Ka’bah itu sejak 2007 hingga 2014, menggantikan Hamzah Haz.
Namun, perjalanan politiknya sempat tergelincir. Pada 2014, Suryadharma menjadi tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi dana haji. Setelah melalui proses panjang, pengadilan memvonisnya 10 tahun penjara. Upaya hukum terakhir berupa Peninjauan Kembali (PK) sempat mengajukan ke Mahkamah Agung.
kendati demikian begitu, pada 6 September 2022, ia bebas bersyarat dari tahanan. Sejak itu, almarhum lebih banyak menjalani hari-harinya di luar sorotan publik.
Kini, bangsa melepas kepergian tokoh penting yang pernah mewarnai panggung politik nasional. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya dan keluarga yang mendapatkan kekuatan.












