Info Daerah

PEWARNA Depok Gelar Seminar Perlindungan dan Kesejahteraan Guru Agama, Dorong Lahirnya Kebijakan Nyata

×

PEWARNA Depok Gelar Seminar Perlindungan dan Kesejahteraan Guru Agama, Dorong Lahirnya Kebijakan Nyata

Sebarkan artikel ini
Ketua PEWARNA Kota Depok, Christin, mengaku bersyukur kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Antusiasme terlihat dari banyaknya guru yang hadir dan menyampaikan harapan agar forum serupa dapat terus dilaksanakan.

Sinarmerdeka.co, Mei 2026 – Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Cabang Depok menggelar seminar pendidikan bertema “Perlindungan dan Kesejahteraan Guru Agama” di Gereja GBI Rock Depok. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru agama, khususnya guru agama Kristen, untuk menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan dan perlindungan profesi yang dinilai masih memerlukan perhatian lebih dari berbagai pihak.

Seminar tersebut dihadiri Anggota DPRD Kota Depok, Binton Nadapdap, bersama para narasumber, yaitu Wahid Suryono, Mangaranap M. Sinaga, dan Andreas V.Wenas.

Dalam kesempatan tersebut, para pembicara menyampaikan sejumlah rekomendasi penting terkait peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi guru agama.

Para narasumber mengapresiasi inisiatif PEWARNA Depok yang dinilai berhasil menghadirkan ruang dialog konstruktif mengenai tantangan yang dihadapi para guru agama. Mereka menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai pembentuk karakter generasi bangsa sehingga kesejahteraan dan perlindungan profesi mereka harus menjadi perhatian bersama.

Menurut Binton Nadapdap, forum ini merupakan langkah nyata untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi guru agama, khususnya guru Kristiani yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama bagi mereka yang berstatus honorer.

“Hak-hak dasar guru Kristen maupun guru agama lainnya harus terus diperjuangkan karena mereka memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak bangsa,” ujar Binton.

Ia juga menegaskan bahwa hasil diskusi tidak boleh berhenti pada seminar semata, tetapi harus dikawal secara berkelanjutan hingga melahirkan kebijakan yang benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan dan perlindungan guru agama.

Sementara itu, Ketua PEWARNA Kota Depok, Christin, mengaku bersyukur kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Antusiasme terlihat dari banyaknya guru yang hadir dan menyampaikan harapan agar forum serupa dapat terus dilaksanakan.

Menurut Christin, seminar ini menjadi langkah awal untuk memperjuangkan nasib para guru agama, khususnya guru honorer yang masih membutuhkan perhatian dalam aspek kesejahteraan, perlindungan kerja, dan pengakuan terhadap pengabdian mereka di dunia pendidikan.

Para peserta berharap diskusi yang telah dibangun melalui seminar ini dapat berlanjut menjadi agenda rutin dan menghasilkan rekomendasi yang mampu mendorong pemerintah serta pemangku kepentingan untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada guru agama.