HeadlineInfo Daerah

Kronologi Tim KLHK dan Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan

×

Kronologi Tim KLHK dan Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

SINARMERDEKA.CO-SERANGBANTEN-Peristiwa mengejutkan terjadi ketika Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama seorang wartawan diduga menjadi korban pengeroyokan

Kejadian tersebut ketika saat hendak melakukan penutupan operasional PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, yang terindikasi melakukan pencemaran.

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, dilansir dari Antara, di Serang, Kamis, 21/8/2025 mengatakan insiden itu terjadi ketika tim KLHK datang untuk menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan perusahaan tersebut.

Kementerian LH akan melakukan tindakan hukum. Pada 25 Februari, mereka sudah datang ke sini memasang police line karena perusahaan ini melakukan pencemaran, tapi tidak diindahkan,” ujarnya.

Condro menjelaskan, saat tim kembali untuk melakukan penutupan paksa, terjadi penolakan yang berujung pada kekerasan.

“Terdata ada empat orang humas dari LH dan satu rekan media yang diduga dikeroyok oleh petugas keamanan dan beberapa karyawan,” katanya

Selain itu, kata Condro, motif sementara pengeroyokan adalah karena para pelaku menghalangi tim KLHK untuk masuk ke dalam area perusahaan.

Dirinya, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengantongi nama-nama terduga pelaku, termasuk dari oknum organisasi masyarakat (ormas), dan akan segera melakukan penangkapan.

Ya, Nama-nama sudah kita kantongi. Insya Allah hari ini kita tangkap,” tegasnya.

Adanya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam insiden tersebut, khususnya terkait permintaan penghapusan video, Kapolres menyerahkan sepenuhnya kepada tim Profesi dan Pengamanan (Propam).

Sementara itu, Kabid Propam Polda Banten, Kombes Murwoto, membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman.

“Kami akan turun memastikan apakah benar ada anggota polisi yang terlibat dalam kejadian ini. Kita masih dalam pemeriksaan,” katanya.