Berita TerkiniHeadlineInternasional

Jelang The 7th Phoenix Cup 2026 Malaysia: Indonesia Hadir Dengan Kekuatan Terbaik

×

Jelang The 7th Phoenix Cup 2026 Malaysia: Indonesia Hadir Dengan Kekuatan Terbaik

Sebarkan artikel ini

SINARMERDEKA.CO, JAKARTA – Sebagai salah satu ajang internasional paling bergengsi dalam olahraga dart soft tip, Phoenix Cup terus menjadi platform penting tempat para pemain top dari seluruh Asia dan sekitarnya berkumpul untuk berkompetisi, menjalin koneksi, dan mewakili wilayah mereka di panggung global.

The 7th Phoenix Cup 2026 yang akan di helat di Kuala Lumpur, Malaysia pada 17 – 18 Januari bertempat di Pavilion Exhibition Center, Bukit Jalil diikuti sebanyak 900 darter (pemain dart) yang berasal dari Indonesia, Singapura, Thailand, Korea Selatan, Hongkong dan Philipina.

Phoenix Cup 2026 Malaysia, Indonesia akan diwakili oleh 48 pemain, menandai salah satu penampilan terkuat Indonesia di Phoenix Cup hingga saat ini. Partisipasi ini menyoroti pertumbuhan pesat komunitas dart Indonesia dan peningkatan kehadirannya dalam ekosistem Phoenixdarts internasional.

Dari para perwakilan tersebut, 16 pemain mendapatkan slot masuk mereka melalui ajang “Road to Phoenix Cup Indonesia”, sebuah seri kualifikasi nasional khusus yang dirancang untuk memberikan jalur yang jelas dan berbasis prestasi bagi pemain lokal menuju tahap Phoenix Cup 2026 Malaysia.

Pemain lainnya lolos melalui performa liga, peringkat, dan seleksi sponsor, termasuk diantaranya empat pemain ranking teratas Indonesia yaitu Tirta Suparjo, Klemens Hadvito, Michael Vesper dan Bayu Harudito yang lolos kualifikasi mewakili Indonesia dalam ajang “Road to Phoenix Cup 2026”, termasuk juga diantara top ranking Indonesia lainnya seperti William Lee, Fernando Alexandra dan Putra Fajar Utama sehingga penyelanggara Phoenix Cup 2026 Malaysia menyebut Indonesia turun dengan kekuatan terbaik.

Seluruh Pemain Indonesia Foto Bersama General Manager Phoenixdarts Malaysia, Kenneth Lee dan Phoenixdarts Sports Malaysia Southeast Asia Operation Manager di Panggung Utama dalam ajang Phoenix Southern Championship, Johor Bahru, Malaysia 2025

Kontingen Indonesia juga diperkuat Pemain yang berprestasi pada ajang PHOENIXDARTS : SOUTHERN DARTS CHAMPIONSHIP 2025, Johor Bahru, Malaysia .  Luke Carpenter (Batam) yang meraih Posisi 5 (Perempat final) Division 3 dan pasangan Agus Haryanto dan Aditya Novanto asal Surabaya yang mencapai Perdelapan final Double Cricket Division 2

Kontingen Indonesia berasal dari beberapa daerah yang menjadi basis perkembangan olahraga Dart di Indonesia yaitu : DKI Jakarta (21 pemain), Batam (11 pemain) dan Surabaya (16 pemain).

Phoenix Cup mewakili level kompetisi internasional tertinggi dalam jaringan Phoenixdarts,” ujar perwakilan Phoenixdarts.

Melihat para pemain berkembang dari liga lokal dan kualifikasi nasional hingga ke tahap ini adalah tujuan utama dari sistem ini. Kehadiran Indonesia yang semakin meningkat mencerminkan semangat, upaya, dan struktur yang dibangun di lapangan.

Jelang Phoenix Cup 2026 Malaysia, partisipasi Indonesia menjadi bukti bagaimana inisiatif pembangunan regional dan platform internasional dapat berjalan beriringan. Hal ini juga menandai penguatan koneksi lintas batas dalam komunitas dart Asia Tenggara, Asia dan dunia tentunya.

Phoenix Cup terus berfungsi sebagai puncak kompetisi sekaligus titik pertemuan bagi berbagai budaya, komunitas, dan peluang masa depan—mendekatkan keluarga dart global, satu pertandingan demi satu pertandingan.

Tentang PhoenixDarts

Phoenixdarts adalah salah satu merek mesin dart perangkat lunak terkemuka di dunia, dengan kehadiran di lebih dari 20 negara dan jutaan pemain aktif di seluruh dunia. Dikenal karena mesin Phoenix yang inovatif, jaringan global real-time, dan permainan digital yang menarik, Phoenixdarts telah mengubah cara bermain dart—baik secara kompetitif maupun sosial.

Didorong oleh misi untuk menghubungkan orang-orang melalui olahraga dart, Phoenixdarts terus mendukung para pemain, tempat penyelenggaraan, dan panitia melalui teknologi mutakhir, kompetisi terstruktur, dan komunitas internasional yang terus berkembang.