simer
Berita TerkiniInfo Daerah

Grass Root Depok Gelar Aksi Bersih Sungai dan Tanam Pohon, Dorong Kolaborasi Selamatkan Lingkungan

×

Grass Root Depok Gelar Aksi Bersih Sungai dan Tanam Pohon, Dorong Kolaborasi Selamatkan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan LSM Grass Root Depok melalui aksi nyata membersihkan sungai dan menanam pohon di kawasan Kali Tanah Baru, Jalan Mujair Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (27/7/2026).

Sinarmerdeka.co – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan LSM Grass Root Depok melalui aksi nyata membersihkan sungai dan menanam pohon di kawasan Kali Tanah Baru, Jalan Mujair Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersihkan Sungai, Hijaukan Bumi, Selamatkan Kehidupan” itu menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem sungai sekaligus memperluas ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan.

Ketua Pelaksana, Suryadi Boges, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari pencemaran sungai hingga minimnya ruang terbuka hijau yang belum mencapai target minimal 30 persen sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, menjaga sungai bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menyelamatkan kehidupan masyarakat di masa depan.

“Pencemaran sungai adalah ujian kepedulian manusia. Mari kita pulihkan dan jernihkan kembali air demi menjaga keseimbangan alam. Satu langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi generasi mendatang,” ujar Boges.

Ia menegaskan Grass Root Depok mendukung penuh Program Kali Bersih (PROKASIH) yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH sebagai upaya penataan sekaligus pelestarian kawasan sungai beserta anak-anak sungainya.

Boges juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung, tepatnya Jumat (25/7/2026), perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan peninjauan ke sejumlah titik di kawasan tersebut.

Dalam kunjungan itu, mereka menyoroti keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Setu Pladen yang tidak berfungsi serta meninjau Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berada di sempadan Kali Tanah Baru. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mencemari sungai karena sampah mudah terbawa aliran air, bahkan diduga bertentangan dengan ketentuan perlindungan sempadan sungai.

Aksi lingkungan ini turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, komunitas pecinta lingkungan, hingga relawan. Di antaranya Sapma Penanggulangan Bencana Pemuda Pancasila, DPD Forkabi Kota Depok, Gerakan Rakyat Semesta (GRS), Radio Relawan Depok (RRD), Kobar Obor Peduli Indonesia (KOPI), Mat Peci Ciliwung, Garda Bela Negara Nasional (GBNN), LSM Hard Line, LSM Prabu, DPD FPMP Kota Depok, Center Komunikasi Orang Depok, serta Korps Wibbera Markas Cabang Kota Depok.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Dinas PUPR Kota Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kelurahan Depok Jaya, pengurus lingkungan, Karang Taruna, hingga sejumlah komunitas pemerhati lingkungan.

Mewakili Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH, Rahmat memberikan apresiasi terhadap inisiatif Grass Root Depok yang dinilai mampu membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai.

Ia menilai kondisi Kali Tanah Baru masih memerlukan perhatian serius karena masih ditemukan tumpukan sampah serta keberadaan TPS di jalur aliran air yang secara aturan tidak diperbolehkan.

“Kami mengapresiasi aksi nyata yang dilakukan Grass Root bersama berbagai komunitas. Pelestarian lingkungan tidak akan berhasil tanpa kolaborasi semua pihak. Kami berharap Pemerintah Kota Depok dapat melakukan penataan sehingga aliran sungai tetap terjaga dan tidak lagi terganggu oleh sampah maupun bangunan yang melanggar aturan,” katanya.

Rahmat berharap kegiatan serupa dapat menjadi gerakan berkelanjutan dan dilaksanakan secara rutin agar budaya menjaga lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Sementara itu, perwakilan DLHK Kota Depok, Rizal, menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Kepala DLHK Kota Depok yang berhalangan hadir karena menjalankan agenda lain.

Ia menegaskan persoalan lingkungan tidak mungkin diselesaikan pemerintah seorang diri. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar kualitas lingkungan terus meningkat.

“Penanaman pohon dan aksi bersih sungai hari ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Keberhasilan menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” ujarnya.

Perwakilan Kecamatan Pancoran Mas juga menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan terus mendorong kegiatan serupa di berbagai wilayah. Menurutnya, persoalan banjir tidak lepas dari pendangkalan sungai dan penumpukan sampah sehingga kesadaran masyarakat menjadi kunci utama pencegahannya.

“Kalau kita ingin terbebas dari banjir, maka kita harus mulai dari diri sendiri dengan tidak membuang sampah ke sungai dan ikut menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Senada dengan itu, perwakilan Kelurahan Depok Jaya mengungkapkan bahwa kegiatan kerja bakti rutin terus dilakukan setiap pekan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan. Pihak kelurahan pun memberikan apresiasi kepada Grass Root Depok yang terus konsisten menggerakkan masyarakat melalui aksi nyata.

Di penghujung kegiatan, Eddy Susanto dari Korps Wibbera Markas Cabang Kota Depok berharap gerakan peduli sungai tidak berhenti pada aksi seremonial semata.

Menurutnya, apabila kawasan sungai dikelola dengan baik, bukan hanya lingkungan yang menjadi sehat, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai ruang edukasi dan destinasi wisata berbasis lingkungan.

“Sungai adalah urat nadi kehidupan. Menjaganya tetap bersih dan mengalir bebas merupakan bentuk rasa syukur sekaligus tanggung jawab kita kepada bumi yang telah memberikan kehidupan bagi semua makhluk,” tutupnya.