Sinarmerdeka.co– Dalam rangka mendukung proyek Indonesia _Mass Transit_ (MASTRAN) BRT Cekungan Bandung yang saat ini sudah memulai tahap pembangunan infrastruktur, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan proyek _Sustainable Mass Electric Transportation to Support Green Smart City in West Java_ menggelar kegiatan _Groundbreaking Charging Station_ BRT Cekungan Bandung pada Rabu (15/7) di depo Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat.
Pada kesempatan ini, Direktur Angkutan Jalan Muiz Thohir menyampaikan bahwa kerja sama ini didanai hibah luar negeri Pemerintah Korea Selatan melalui _Chungnam Center for Creative Economy & Innovation_ (C-CCEI) yakni berupa pembangunan sistem _charging station_.
“Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya pembangunan dalam proyek kerja sama tersebut dan merupakan awal percepatan transformasi transportasi nasional. Kita menuju sistem yang modern, efisien, dan rendah emisi,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Muiz menuturkan kolaborasi lintas negara dan sektor sangat penting. Transformasi transportasi tidak bisa dilakukan sendiri sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah serta mitra internasional.
“Indonesia _Mass Transit Project_ merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Fokusnya pada pembangunan infrastruktur berkualitas dan percepatan ekonomi hijau,” jelasnya.
Proyek ini mengintegrasikan transportasi massal berbasis BRT dengan kendaraan listrik dan infrastruktur pengisian daya yang cerdas dan ramah lingkungan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Korea Selatan atas dukungan yang telah diberikan. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus
berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” imbuh Muiz.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, CEO Chungnam Center for Creative Economy & Innovation (CEO of C-CCEI), Kim Sungkeun menyampaikan bahwa _groundbreaking_ ini merupakan penanda dimulainya kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dengan Republik Korea Selatan dalam pembangunan infrastruktur transportasi publik berkelanjutan khususnya _charging station_ bus listrik.
Ia berharap proyek ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan transportasi publik berkelanjutan di Indonesia serta dapat memperkuat kerja sama kedua negara di sektor _smart city_.













