simer
Berita Terkini

Dinkes Tanggamus Telaah Keluhan Pasien Rawat Inap yang Mengaku Tidak Mendapat Makanan di Puskesmas Kelumbayan Barat

×

Dinkes Tanggamus Telaah Keluhan Pasien Rawat Inap yang Mengaku Tidak Mendapat Makanan di Puskesmas Kelumbayan Barat

Sebarkan artikel ini

Tanggamus (SINAR_MERDEKA) – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus merespons keluhan seorang pasien rawat inap di Puskesmas Kelumbayan Barat yang mengaku tidak mendapatkan makanan selama menjalani perawatan.

Sebelumnya, pasien berinisial WY (19), warga Pekon Purwosari, Kecamatan Kelumbayan Barat, mengaku tidak menerima layanan makanan selama dua hari menjalani perawatan akibat penyakit asam lambung. Ia menyebut selama dirawat justru diminta membawa makanan sendiri dari rumah.

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, M.M., CRP., mengatakan pihaknya telah meminta klarifikasi dan melakukan penelaahan terhadap informasi yang beredar guna memastikan fakta yang sebenarnya di lapangan.

“Terima kasih atas perhatian dan masukan yang disampaikan masyarakat terkait pelayanan di Puskesmas Kelumbayan Barat. Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus telah meminta klarifikasi dan melakukan penelaahan terhadap informasi yang beredar untuk memastikan fakta yang sebenarnya di lapangan. Setiap keluhan masyarakat akan kami sikapi secara serius, objektif, dan bertanggung jawab,” ujar dr. Herry Novrizal.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari tindakan medis yang diberikan kepada pasien, tetapi juga mencakup kemampuan fasilitas kesehatan dalam memenuhi kebutuhan pasien secara menyeluruh sesuai standar pelayanan yang berlaku.

“Bagi kami, pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari tindakan medis yang diberikan, tetapi juga dari kemampuan fasilitas kesehatan dalam memenuhi kebutuhan pasien secara menyeluruh sesuai standar pelayanan yang berlaku, termasuk di dalamnya pemenuhan diet dan gizi pasien sesuai indikasi,” katanya.

dr. Herry Novrizal menegaskan, apabila hasil evaluasi menemukan adanya kekurangan dalam pelaksanaan pelayanan, Dinas Kesehatan akan melakukan pembinaan dan tindak lanjut yang diperlukan. Sebaliknya, jika ditemukan adanya kendala sistem yang perlu diperkuat, maka perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh agar tidak terulang di kemudian hari.

“Apabila dari hasil evaluasi ditemukan adanya hal-hal yang perlu diperbaiki, kami akan melakukan pembinaan dan tindak lanjut yang diperlukan. Sebaliknya, apabila terdapat kendala sistem yang perlu diperkuat, maka perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh agar tidak terulang di kemudian hari,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap masukan yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanggamus.

“Saya meyakini bahwa kualitas pelayanan kesehatan dibangun melalui kemauan untuk mendengar, mengevaluasi, dan terus melakukan perbaikan. Karena itu, setiap masukan dari masyarakat kami jadikan sebagai bahan untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanggamus,” ungkapnya.

Menurutnya, fokus utama Dinas Kesehatan bukan mencari pihak yang salah, melainkan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Fokus kami bukan mencari siapa yang salah, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik, semakin bermutu, dan semakin dipercaya,” pungkasnya.

Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus masih melakukan penelaahan terhadap informasi tersebut. Hasil evaluasi dan klarifikasi dari pihak terkait akan menjadi dasar untuk menentukan langkah pembinaan maupun perbaikan sistem pelayanan yang diperlukan.

Jurnalis : (Erwin).