Sinarmerdeka.co, Proses rekrutmen calon karyawan yang dilakukan PT Angkasa Pura Aviasi, anak perusahaan PT Angkasa Pura Indonesia yang mengelola Bandara Kualanamu, menjadi sorotan sejumlah peserta. Mereka menilai proses seleksi belum berjalan secara transparan karena hingga kini belum ada kepastian terkait tahapan lanjutan setelah mengikuti serangkaian tes.(Sabtu 29/5/2026)
Rekrutmen tersebut diketahui dibuka untuk sejumlah posisi, baik staf maupun prohire, pada beberapa departemen, antara lain Corporate Strategy Development, Corporate Communication, Legal, Airport Rescue & Fire Fighter, Airport Infrastructure, Commercial, Finance, Human Capital, Electronic & IT, serta Mechanical & Electrical.
Salah seorang peserta yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku telah mengikuti tahapan seleksi hingga tes Bahasa Inggris pada Desember 2025. Namun, hingga akhir Mei 2026, dirinya belum menerima informasi resmi mengenai hasil tes maupun kelanjutan proses rekrutmen.
“Sudah mengikuti tes Bahasa Inggris sejak Desember tahun lalu, tetapi sampai sekarang belum ada pemberitahuan apakah lulus atau tidak ke tahap berikutnya,” ujarnya.
Menurut peserta tersebut, perusahaan seharusnya memberikan informasi yang jelas kepada seluruh pelamar mengenai perkembangan proses seleksi. Ketiadaan kepastian dinilai menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan peserta.
Ia juga mengaku mendengar adanya dugaan bahwa terdapat peserta yang mengikuti proses seleksi di luar daftar peserta rekrutmen awal. Dugaan tersebut, menurutnya, perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak perusahaan guna menghindari munculnya persepsi negatif terkait proses penerimaan karyawan.
Keluhan serupa diduga juga dirasakan oleh peserta lainnya. Namun, sebagian peserta kemungkinan belum mengetahui saluran yang tepat untuk menyampaikan keberatan atau meminta klarifikasi terkait proses rekrutmen tersebut.
Sebagai tindak lanjut, peserta tersebut berencana menyampaikan laporan kepada instansi terkait, termasuk Badan Pengelola BUMN dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar proses rekrutmen dapat ditelaah dan dipastikan berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelamar.
Para peserta berharap PT Angkasa Pura Aviasi dapat memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan seleksi yang telah berlangsung. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya dugaan praktik yang bertentangan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.












