simer
Headline

Banyak Penjara Kosong, Estonia Siap Tampung 600 Narapidana Swedia, Biaya Lebih Murah Jadi Alasan

×

Banyak Penjara Kosong, Estonia Siap Tampung 600 Narapidana Swedia, Biaya Lebih Murah Jadi Alasan

Sebarkan artikel ini
Old steel door that open to the outside. black and white image.

TARTU — Estonia tengah bersiap menerima hingga 600 narapidana dari Swedia mulai akhir 2025. Pemerintah memperlihatkan kondisi terkini Penjara Tartu, yang sebagian besar selnya masih kosong. Langkah ini menjadi solusi bersama untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas penjara di Swedia.

Fasilitas penjara modern itu berdiri sejak 2002 dan memiliki total kapasitas 933 tahanan. Saat ini, sekitar 600 sel belum terisi, menjadikannya target ideal untuk kerja sama pemasyarakatan antarnegara.


Swedia Bayar Lebih Murah, Estonia Siapkan Seleksi Ketat

Swedia akan membayar 8.500 euro per narapidana per bulan, lebih hemat dibandingkan biaya di dalam negeri yang mencapai 11.500 euro. Kepala Layanan Pemasyarakatan dan Probasi Estonia, Rait Kuuse, menjelaskan bahwa pihaknya tetap melakukan seleksi sendiri.

Estonia menolak menerima pelaku kejahatan ekstrem, anggota jaringan kejahatan terorganisir, dan narapidana yang terpapar radikalisme. Selain itu, Estonia berhak mengembalikan narapidana yang tidak sesuai syarat.

update gempa terkini klikdi sini


Swedia Fokus Kirim Tahanan Laki-laki dengan Risiko Rendah

Pihak Swedia, melalui Kepala Urusan Internasional Pemasyarakatan, Martin Gilla, menyebut bahwa mereka hanya akan mengirim narapidana pria dewasa dengan risiko rendah. “Kami tidak akan mengirim anak-anak, perempuan, atau pelaku kejahatan berat,” ujarnya.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya Swedia meredam lonjakan napi akibat kenaikan kasus kekerasan geng. Pada Mei 2024, tingkat hunian penjara Swedia mencapai 141 persen, angka tertinggi dalam sejarah negara itu.


Warga Tartu Terbelah, Ada Yang Mendukung

Rencana transfer napi ini menimbulkan beragam tanggapan di Estonia, khususnya di kota Tartu. Sebagian warga melihat peluang kerja dan peningkatan ekonomi. Namun, sebagian lain khawatir terhadap potensi dampak sosial di lingkungan sekitar penjara.

baca juga : Suryadharma Ali Tutup Usia, Eks Ketua Umum PPP dan Menag Era SBY Berpulang


Penjara Tartu: Desain Manusiawi dan Fasilitas Modern

Fasilitas Penjara Tartu jauh dari kesan suram. Dindingnya dicat warna kuning cerah dan ungu. Sel-selnya memiliki tempat tidur susun dan perabot kayu. Narapidana bisa mengakses ruang seni, musik, bahkan tablet untuk panggilan video keluarga.

Namun, beberapa isu masih perlu dicarikan solusi. Mulai dari program rehabilitasi, mekanisme kunjungan keluarga lintas negara, hingga kebebasan beragama bagi narapidana asing.


Negara Lain Pernah Lakukan Praktik Serupa

Langkah ini bukan hal baru di Eropa. Belgia dan Norwegia pernah menyewa ruang tahanan di Belanda. Denmark pun meneken kesepakatan dengan Kosovo pada Mei 2024, walau menuai kritik dari aktivis HAM. Finlandia juga tengah mengkaji opsi serupa.