SINARMERDEKA.CO, JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) menyampaikan Capaian Kinerja 2024 yang langsung disampaikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid di dampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan.
Bertempat di Aula Prona Gedung Kementerian ATR/BPN, Pada Selasa (31/12/2024), Menteri Nusron memaparkan capaian Kinerja Kementerian yang dipimpinnya kepada awak media yang hadir.
Mengawali pemaparan, Menteri Nusron menyamapaikan Rekapitulasi Layanan Tahun 2024.
“Pada tahun 2024 memproses 8.058.650 berkas layanan, 84% jumlah berkas layanan pertanahan di dominasi oleh grup layanan informasi pertanahan, hak tanggungan dan peralihan hak.”
Satuan kerja wilayah BPN Jawa Tengah terbanyak dengan berkas layanan sebanyak 1.544.859.
Dari layanan pertanahan ini telah terbit sebanyak 3.192.663 sertipikat elektronik dan Rp. 2,9 Triliun Nilai PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak-red). Nilai Hak Tanggungan Elektronik yang terbit mencapai Rp. 882,7 Triliun.
Pendaftaran Dan Sertipikasi Tanah
Sementera itu Menteri Nusron juga menyampaikan capaian Pendaftaran Tanah dan Sertipikasi Tanah dengan capaian 9.171.555 bidang tanah terdaftar serta 3.605.520 bidang tanah telah bersertipikat.
“Untuk capaian nasional sampai dengan Desember 2024 targetnya adalah 126 juta bidang tanah, realisasi total bidang tanah terdaftar sebanyak 120,9 juta bidang atau setara 95,9% ,bersertipikat sebanyak 95,3 juta bidang atau 75,5%,” Jelas Nusron.
Sedangkan bidang yang belum terdaftar sebanyak 5,1 juta bidang (4,1%) dan yang belum bersertipikat 30,7 juta bidang (24,5%).
Sebagai penutup, Kementerian ATR/BPN mencatat Economic Value Aded (EVA) yang bersumber dari PNBP, BPHTB, PPH dan Hak Tanggungan mencapai angka Rp.912,27 Triliun












