simer
Berita TerkiniInfo Daerah

Sungai Rancabungur Meluap, Penahan Tanah Jebol, Longsor Ancam Rumah Warga Pasir Gaok

×

Sungai Rancabungur Meluap, Penahan Tanah Jebol, Longsor Ancam Rumah Warga Pasir Gaok

Sebarkan artikel ini
Hujan deras kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten Bogor. Sungai Rancabungur yang melintasi Desa Pasir Gaok, Kecamatan Rancabungur, meluap pada Sabtu malam, 26 September 2026.

Sinarmerdeka.co — Hujan deras kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten Bogor. Sungai Rancabungur yang melintasi Desa Pasir Gaok, Kecamatan Rancabungur, meluap pada Sabtu malam, 26 September 2026, sekitar pukul 20.15 WIB.

Derasnya arus sungai yang membawa material sampah disebut menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi di sekitar aliran sungai. Tekanan air kemudian menyebabkan bagian penahan tanah jebol hingga memicu longsor di kawasan RT 01/RW 04, Desa Pasir Gaok.

Material longsoran bergerak mendekati permukiman warga. Kondisi tersebut membuat warga khawatir, terlebih memasuki musim penghujan yang berpotensi meningkatkan debit air sungai dan memicu longsor susulan.

Salah seorang warga terdampak, Andri, meminta Pemerintah Kabupaten Bogor melalui BPBD dan Dinas PUPR segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan kondisi penahan tanah yang jebol tidak semakin membahayakan warga.

“Kami berharap pemerintah segera turun dan melakukan penanganan. Kami khawatir kalau hujan kembali turun deras, longsor susulan bisa terjadi dan berdampak lebih besar terhadap rumah warga,” ujar Andri.

Menurut warga, kondisi sungai yang membawa sampah saat debit air meningkat turut memperbesar tekanan terhadap kawasan penahan tanah. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan meluas dan mengancam keselamatan serta permukiman di sekitar bantaran sungai.

Warga berharap langkah cepat dilakukan, mulai dari pemeriksaan kondisi penahan tanah, pembersihan aliran sungai dari material sampah, hingga penguatan kembali struktur yang jebol.

Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar mitigasi bencana di kawasan rawan longsor dan bantaran sungai dapat dilakukan lebih dini, terutama menghadapi intensitas hujan yang semakin meningkat.

Warga kini menanti langkah konkret pemerintah agar ancaman longsor susulan tidak berubah menjadi bencana yang lebih besar.