Info Daerah

Kapolres Tanggamus: Jalan di Pekon Tegineneng, Limau tertimbun Longsoran 10 Meter

×

Kapolres Tanggamus: Jalan di Pekon Tegineneng, Limau tertimbun Longsoran 10 Meter

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

SINARMERDEKA.CO-Adanya bencana Polsek Limau, Polres Tanggamus, Provinsi Lampung menerjunkan personel untuk melaksanakan kegiatan tanggap darurat dan aksi bersih-bersih lingkungan setelah terjadinya bencana alam tanah longsor di wilayah Pekon (Desa) Tegineneng,

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, saat dihubungi Minggu, 31/8/2025 mengatakan peristiwa tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak Kamis hingga Sabtu (30/8), memicu terjadinya bencana tanah longsor di sejumlah titik.

“Kapolsek Limau Iptu Dedi Yanto bersama anggotanya serta masyarakat sekitar berjibaku membersihkan material longsoran menggunakan alat seadanya, seperti cangkul dan sekop,” katanya, dikutip dari Antara.

Menurut dia, tanah longsor yang terjadi di Pekon Tegineneng mengakibatkan terputusnya akses jalan jalur penghubung Kecamatan Limau dan Kota Agung sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat serta roda dua.

Salah satu yang cukup parah terjadi di jalan pesisir pantai Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, yang tertimbun material longsoran sepanjang 10 meter dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter,” katanya.

Atas kerja sama dan gotong royong dengan masyarakat, kata dia, sebagian material sudah berhasil dibersihkan. Dan saat ini, jalan yang tertimbun longsor sudah bisa dilalui sepeda motor maupun roda empat.

“Untuk percepatan pembukaan jalan, kami bersama masyarakat langsung membuang material, saat ini sudah bisa dilalui kendaraan mobil maupun motor,” kata Kapolres

Selain itu, kata Kapolres kendati jalur tersebut telah terbuka, Kapolres mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah Limau berpotensi memicu longsor susulan.

“Kami harap masyarakat berhati-hati saat melintas, apalagi saat hujan deras turun. Jangan memaksakan diri jika kondisi jalan tidak memungkinkan,” ujarnya.