Jakarta – Dukungan masyarakat terhadap Koperasi Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) kian mengalir deras. Koperasi ini terus membangun pondasi bisnis yang fokus pada ketahanan pangan nasional, terutama di sektor logistik dan distribusi kebutuhan pokok seperti gula putih serta minyak goreng.
Sabtu (23/8), Pengawas Pusat KMP ADNG Ade Kurnia menggelar pertemuan bersama jajaran pengurus provinsi dan kabupaten. Hadir dalam pertemuan itu Sekretaris dan Bendahara KMP ADNG Banten, Bunda Lia dan Bunda Ibnces, juga perwakilan KMP ADNG Kabupaten Bogor, Bunda Darma, serta KMP ADNG Kota Bogor, Bunda Hetty.
Dalam forum itu, para srikandi KMP ADNG menegaskan bahwa kekuatan koperasi tumbuh dari semangat gotong royong.
“Bisnis koperasi akan hidup jika pengurus daerah saling membantu. Sinergi antardaerah akan membuat KMP ADNG semakin besar,” ujar Bunda Lia.
Senada, Bunda Ibnces menambahkan, “Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berperan aktif dalam membangun ketahanan pangan melalui koperasi. Kekuatan utama kami ada pada solidaritas.”
Sementara itu, Bunda Hetty menegaskan pentingnya peran daerah. “KMP ADNG bukan milik pusat saja, tapi milik seluruh daerah. Kami di Bogor siap mendukung agar koperasi ini tumbuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya.
Pengawas Pusat KMP ADNG Ade Kurnia menegaskan pihaknya terus mendorong gebrakan baru untuk memperkuat organisasi di daerah. Salah satunya melalui kerja sama dengan Kantor Hukum Leo Efendi. “Kerja sama ini penting agar pelayanan hukum KMP ADNG di seluruh daerah berjalan sesuai aturan,” jelasnya.
Sementara itu, Leo Efendi menegaskan komitmennya mendukung penuh KMP ADNG. “Kami siap membantu mensosialisasikan dan mendampingi agar KMP ADNG berkembang lebih pesat di Indonesia,” ungkapnya.











