Info Daerah

KMP ADNG Gencar Sosialisasi ke Pelajar& Konsolidasi di Makassar

×

KMP ADNG Gencar Sosialisasi ke Pelajar& Konsolidasi di Makassar

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR & BANDUNG – Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) terus tancap gas mewujudkan visinya sebagai koperasi aset digital nomor satu di Indonesia. Setelah sukses menyapa generasi muda di Tasikmalaya, koperasi modern ini langsung melanjutkan konsolidasi struktur di Makassar.

 

Di Tasikmalaya, sosialisasi digelar di SMK Jaya Mandiri Manonjaya oleh KMP ADNG Kota Bandung. Ketua KMP ADNG Bandung, Siti Nurjanah, S.Pd., dan Pengawas Ellyn Herlina, M.Si., turun langsung menjelaskan konsep ekonomi digital kepada para siswa dan guru.

 

“Kami ingin memperluas literasi aset digital di kalangan generasi muda. Mereka harus paham soal token, kripto, blockchain, dan bagaimana koperasi bisa hadir dalam format digital,” ujar Siti kepada Simer.com.

 

Tak hanya itu, para guru pun antusias mengikuti kegiatan yang disebut-sebut sebagai bentuk nyata pendidikan ekonomi masa depan. Sosialisasi ini mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa kepemilikan bersama dalam koperasi digital adalah alternatif ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

“Tujuan akhirnya adalah membentuk SDM yang melek teknologi dan siap berperan aktif dalam ekosistem digital berbasis koperasi,” imbuhnya.

Sosialisasi dan konsolidasi kepengurusan KMP ADNG Sulawesi Selatan.

Sementara itu di Sulawesi Selatan, pengurus KMP ADNG setempat , juga tak tinggal diam. Para  seperti Muh Ridwan, Muh Dahlan dan Andi Jufri melakukan konsolidasi Di sekretarian sementara kmp Sul Sel pak🙏🙏

konsolidasi pengurus se-Sulsel berlangsung di Sekretariat KMP ADNG Kota Makassar, Jalan Pettarani 2 H No. 1, Makassar.

Dalam konsolidasi itu di jelaskan pentingnya membentuk kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota. Mereka inilah ujung tombak kita di daerah. Mereka yang akan menerjemahkan visi-misi koperasi digital ke dalam program nyata yang relevan dengan kebutuhan lokal,

 

konsolidasi juga berperan sebagai jembatan antara kebijakan koperasi pusat dan aturan pemerintah daerah. “Kita pastikan koperasi berjalan sesuai prinsip nasional, sekaligus adaptif terhadap perkembangan regulasi aset digital,” ujarnya menutup pertemuan.