JAKARTA – Ketua Pengurus Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG), Assoc. Prof. Capt. Rizki Adam, memenuhi peluncuran Gerakan Sejuta Beasiswa untuk Indonesia yang digelar di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta.
Rizki tak datang sendiri. Ia didampingi Ketua KMP ADNG Jakarta Barat Kusnanto, Manajer Investasi Taufik, serta Wakil Sekretaris Pusat Mochamad Nurudin.
Menteri Koordinator PMK Pratikno dalam sambutannya menyampaikan, gerakan ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia dalam memperluas akses pendidikan tinggi di tanah air.

“Kita tidak ingin anak-anak berbakat justru gagal melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya,” tegasnya
SementaraKetua Umum KMP ADNG Assoc. Prof. Capt. Rizki Adam,menegaskan bahwa gerakan ini bertujuan membangun ekosistem beasiswa nasional yang terbuka, kolaboratif, dan menyeluruh. Ia menyebut sinergi multipihak adalah kunci untuk menjangkau satu juta penerima manfaat hingga tahun 2045.
“Semangatnya sejalan dengan visi KMP ADNG sejalan: gotong royong membangun pendidikan bangsa. Melalui integrasi data digital, edukasi publik seperti Pesta Beasiswa Rakyat Indonesia, dan dorongan kebijakan nasional,” jelas Rizki.
Gerakan Sejuta Beasiswa merupakan hasil kolaborasi berbagai lembaga dalam dan luar negeri. Sasarannya: masyarakat berprestasi, berpotensi, dan kurang mampu — baik secara akademik maupun non-akademik.
“Fondasi Indonesia Emas adalah SDM unggul. Beasiswa menjadi jalur strategis untuk mencapainya,” tandasnya (redaksi)












