Sinarmerdeka.co – Memasuki fase penyelesaian teknis pada Jumat (08/05/2026), para prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan plester lantai bagian bawah serta pemasangan kloset jongkok sebagai bagian dari interior bangunan. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sangat terasa, di mana material bangunan dipindahkan secara estafet dan dikerjakan dengan penuh ketelitian agar hasilnya kokoh serta tahan lama.
Percepatan pengerjaan ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan untuk mengejar target waktu yang telah ditentukan agar fasilitas tersebut bisa segera diserahterimakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan umum tanpa kendala teknis di kemudian hari.
Babinsa Desa Godo, Serda Sujono, yang memimpin langsung kerja bakti di lokasi TPU menyatakan bahwa pihaknya terus mendorong semangat warga agar tidak kendor di masa akhir program pembangunan fisik ini. Menurutnya, koordinasi yang baik antara personel Satgas dan warga lokal menjadi kunci utama mengapa proyek MCK ini dapat berjalan lebih cepat dari perkiraan awal.
“Kami bersama masyarakat terus bergotong royong agar pembangunan MCK ini cepat selesai dan bisa segera digunakan oleh warga. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkel pembangunan ini dikerjakan dengan standar terbaik demi kenyamanan seluruh lapisan masyarakat Desa Godo,” ujar Serda Sujono dengan tegas.
Rampungnya pembangunan MCK ini nantinya diharapkan mampu membawa perubahan signifikan terhadap kualitas fasilitas publik dan standar kesehatan lingkungan di Desa Godo secara keseluruhan. Kehadiran infrastruktur baru ini tidak hanya sekadar bangunan fisik, namun merupakan bukti nyata dari sinergi yang harmonis antara TNI dan rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan di wilayah pedesaan.
Dengan adanya fasilitas sanitasi yang layak dan bersih di area pemakaman, warga kini dapat menjalankan aktivitas sosial dan keagamaan dengan lebih nyaman, sekaligus menjadi warisan berharga dari program TMMD Reguler ke-128 bagi generasi mendatang di Kabupaten Pati.












