simer
Berita TerkiniInfo Daerah

Erupsi Gunung Anak Krakatau Terhenti, Gempa Vulkanik Dangkal

×

Erupsi Gunung Anak Krakatau Terhenti, Gempa Vulkanik Dangkal

Sebarkan artikel ini
Tampak abu vulkanik Anak Gunung Krakatau menyembur.
Tampak abu vulkanik Anak Gunung Krakatau menyembur.

SINARMERDEKA.CO-Usai menyeburkan abu vulkanik disejumlah daerah, kini aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau untuk sementara terhenti seiring menurunnya aktivitas vulkanik.

Perubahannya, yakni baik berupa hembusan maupun gempa vulkanik dangkal.

Adanya penurunan aktivitas berdasarkan hasil pemantauan sejumlah peralatan yang berada di Hargo Pancuran dan Pasauran. Peralatan di Pasauran digunakan untuk memantau aktivitas vulkanik secara lebih akurat,” kata

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Suwarno, dilansir dari Pro3 RRI, Senin, 7 September 2026.

Sementara itu, pemantauan secara visual masih terkendala kondisi puncak gunung yang tertutup kabut. Sebelumnya, aktivitas vulkanik pada Jumat menunjukkan peningkatan yang lebih besar.

“Lebih besar itu dibandingkan erupsi pada 2018. Bedanya kali ini tidak disertai pembentukan kubah lava,” katanya.

Dari sisi kegempaan, aktivitas tersebut ditandai dengan kemunculan gempa vulkanik dalam yang kemudian diikuti gempa vulkanik dangkal.

Aktivitas kegempaan juga disertai tremor yang berselang dengan gempa berfrekuensi rendah atau low frequency.Saat terjadi letusan, material berupa batu pijar dapat terlontar dari pusat erupsi.

Sementara, potensi awan panas diperkirakan hanya berada di sekitar pusat aktivitas karena tidak terdapat kubah lava yang tinggi.

Ketika letusan, batu pijar sampai. Awan panas itu di sekitar situ saja karena tidak punya kubah lava yang tinggi,” katanya.