SINARMERDEKA.CO-Kabupaten Lampung Barat memiliki kekayaan alam yang harus dimaksimalkan bagi pendapatan daerah untuk itu,
Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mempelajari praktik pengelolaan panas bumi
Fokus kinerja wakil rakyat tersebut berkelanjutan di Star Energy Geothermal Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat pemahaman terkait tata kelola energi baru terbarukan yang ramah lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
Agenda kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk menggali pengalaman pengelolaan lapangan panas bumi yang telah beroperasi, mulai dari aspek teknis, perlindungan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial mengatakan daerahnya memiliki potensi panas bumi yang besar sehingga diperlukan referensi mengenai praktik terbaik dalam pengelolaannya agar dapat memberikan manfaat optimal tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan.
“Kungker yang paling berkesan bagi kami adalah melihat langsung bahwa operasi panas bumi dapat berjalan berdampingan dengan kawasan hutan. Kami tidak melihat adanya kerusakan hutan, justru tutupan hutannya tetap terjaga dengan baik.
Kunjungan ini memberikan gambaran bahwa pengembangan panas bumi dapat dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” kata Edi Novial dilansir dari Antara Sabtu. 18/7/2026
Dikatakanya, pengelolaan panas bumi yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, pemerintah pusat, dan masyarakat sehingga investasi dapat berjalan dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi II DPRD Lampung Barat memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan reservoir panas bumi, penerapan standar keselamatan kerja, pengendalian dampak lingkungan, serta program tanggung jawab sosial perusahaan yang melibatkan masyarakat di sekitar area operasi.
Selain itu kata dia, pengelolaan fluida panas bumi melalui sistem injeksi kembali ke dalam reservoir dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya sekaligus mempertahankan produktivitas lapangan panas bumi dalam jangka panjang.
Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Gunung Salak, Irwan Januar mengatakan bahwa keberhasilan pengembangan panas bumi tidak hanya diukur dari energi yang dihasilkan, tetapi juga dari komitmen menjaga keseimbangan antara penyediaan energi bersih, pelestarian lingkungan, dan manfaat bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Barat. Pengembangan panas bumi harus berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Prinsip tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional kami di Salak,” ujar Irwan.
Dari kunjungan ini, Star Energy Geothermal berharap pengalaman yang diperoleh dapat semakin memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan energi panas bumi yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat













