Piala Super UEFA – Tottenham Hotspur hampir saja mengangkat trofi Eropa kelima mereka. Spurs unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Micky van de Ven yang memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Joao Palhinha.
Awal babak kedua berjalan manis bagi Spurs. Sepakan bebas Pedro Porro disambut tandukan Cristian Romero, membuat skor menjadi 2-0. Hingga menit ke-84, tim asuhan Thomas Frank terlihat akan mengunci kemenangan.
Namun, Paris Saint-Germain menunjukkan kelasnya. Lee Kang-in memperkecil ketertinggalan dengan tembakan jarak jauh. Drama mencapai puncaknya di menit ke-94 ketika Goncalo Ramos menyundul bola untuk menyamakan skor 2-2. Laga pun berlanjut ke adu penalti, di mana PSG keluar sebagai pemenang dan meraih gelar Piala Super UEFA pertama mereka.

Debut Thomas Frank di Spurs
Laga ini menjadi debut kompetitif bagi Thomas Frank, yang baru saja menggantikan Ange Postecoglou. Meski kalah, performa Spurs cukup menjanjikan di bawah pelatih baru ini. Frank memuji mentalitas para pemain yang mampu mengimbangi salah satu tim terbaik di dunia selama lebih dari 80 menit.
Pesan untuk Masa Depan Spurs
Frank menegaskan bahwa timnya harus menjadikan laga ini sebagai fondasi untuk musim selanjutnya. Ia memuji taktik bertahan, bola mati, serta kemampuan adaptasi para pemain. Meski trofi melayang, Frank yakin Spurs berada di jalur yang tepat.












