SINARMERDEKA.CO-pengawal tahanan Kejaksaan Negeri Tanggamus kembali mendapat apresiasi setelah berhasil menggagalkan upaya pelarian seorang tahanan saat menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Kota Agung, Selasa (19/5/2026).
Petugas bersama aparat kepolisian, situasi yang sempat menegangkan berhasil dikendalikan sehingga proses persidangan tetap berjalan aman dan kondusif.
Dari Kronologi kejadian, upaya pelarian tersebut terjadi sekitar pukul 17.54 WIB usai persidangan diskors untuk ibadah sholat maghrib. Saat itu terdakwa perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak kandung hendak dimasukkan kembali ke ruang tahanan sementara.
Ketika borgol tangan dibuka untuk memasukkan terdakwa ke dalam sel tahanan sementara Pengadilan Negeri Kota Agung, terdakwa secara tiba-tiba nekat berusaha melarikan diri menuju area luar pengadilan.
Dari kejadian tersebut, petugas pengawal tahanan Kejaksaan Negeri Tanggamus bersama aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan pengejaran dan pengamanan.
Berkat kesiapan dan kewaspadaan petugas di lapangan, terdakwa berhasil diamankan kembali hanya dalam waktu singkat tanpa menimbulkan korban maupun gangguan berarti di lingkungan pengadilan.
Setelah berhasil diamankan, terdakwa kemudian dibawa kembali menuju Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kota Agung dengan pengawalan ketat guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Plh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanggamus, Budi Setiawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjalankan tugas pengamanan dan pengawalan tahanan.
“Alhamdulillah situasi dapat segera dikendalikan dengan baik. Petugas di lapangan bergerak cepat sesuai prosedur sehingga upaya pelarian dapat digagalkan.
Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Budi Setiawan.
Dirinya juga menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Tanggamus akan terus meningkatkan pengawasan serta kesiagaan dalam setiap pelaksanaan pengawalan tahanan guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.
Menurutnya, sinergi antara Kejaksaan, aparat kepolisian, pihak pengadilan, dan petugas rutan menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan proses hukum.
Kesigapan petugas Kejari Tanggamus dan pihak Kepolisian resor Tanggamus dalam menggagalkan upaya pelarian tersebut pun menuai apresiasi dari berbagai pihak.
Adanya respons cepat yang diperlihatkan menjadi bukti nyata profesionalisme aparat penegak hukum di lapangan dalam menjaga marwah hukum serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.












