Sinarmerdeka.co– Semangat silaturahmi dan penguatan budaya lokal menggema dalam pertemuan tokoh lintas komunitas yang digelar di Balai Ageng, Jalan Batu Tulis, Bogor, Jumat (3/4). Dalam forum tersebut, para budayawan resmi membentuk kepanitiaan acara “Halal Bihalal & Ziarah” yang akan menjadi momentum besar bagi pelaku seni dan budaya di Kota Hujan.
Rapat yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 18.00 WIB itu dipandu R. Gugum Gumelar dan dihadiri berbagai unsur komunitas budaya. Dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Teh Mela terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Panitia.
Kegiatan Halal Bihalal dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 16 April di Kebun Raya Bogor, salah satu ikon wisata sejarah dan alam kebanggaan masyarakat Bogor.
Acara ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga membawa misi besar: mempererat hubungan antarbudayawan sekaligus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya semakin kuat, terarah, dan berkelanjutan.
Kepanitiaan yang terbentuk merupakan hasil musyawarah bersama, dengan susunan sebagai berikut:
Pembina: Wali Kota Bogor
Ketua Dewan Pembina: DPRD Kota Bogor
Penanggung Jawab: R. Gugum Gumelar
Ketua: Teh Mela
Wakil Ketua: Rudi Kurniawan
Sekretaris: Denny J. Winardhi & Irwan
Bendahara: Susilawati
Wakil Bendahara: Tuti (Bunda Ratu)
Didukung pula oleh berbagai bidang teknis, antara lain:
Korlap/Keamanan: Abah Keling, Bango Bah Jaya
Kesehatan: Aisyah, Ika Maryani, dan tim
Humas: Umar Jagad
Dokumentasi: Dennys Jagad Putra dan tim
Seksi Acara: Ki Tjetjep Toriq, Riska
Penerima Tamu: Nisa Salbi, Ika Maryani dan tim
Konsumsi: Ambu Amsah, Bu Sri dan tim
Kebersihan: Tim
Seksi Ziarah: Tresna Shaleh, Ki Jagur, Bah Nano, Bah Aceng
Sebagai tindak lanjut, panitia akan melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Ketua DPRD, serta instansi terkait di bidang kebudayaan. Hal ini dilakukan guna memastikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atas izin penggunaan lokasi di Kebun Raya Bogor.
Acara Halal Bihalal & Ziarah akan diisi dengan beragam kegiatan, di antaranya:
Pembukaan
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an
Menyanyikan lagu Indonesia Raya
Laporan Ketua Panitia
Sambutan dari Pemkot, BRIN/Kebun Raya, dan tokoh budaya
Hiburan budaya (Marawis Saung Awi, Tari Jaipong, Angklung, Debus, dan seni lainnya)
Halal bihalal
Pemeriksaan kesehatan gratis (tensi)
Penutup, ziarah, dan doa.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan gerakan budaya yang lebih terintegrasi di Kota Bogor, sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman.
“Semoga Halal Bihalal ini menjadi momentum kebangkitan dan perkembangan budayawan Bogor ke depan,” ujar panitia.












