SINARMERDEKA.CO-Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda terus menjadi perhatian Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tanggamus.
Pasca kegiatan Rembuk Pemuda dan ramah tamah yang berlangsung pada Selasa malam (13/10/2026), jajaran DPD KNPI Tanggamus melanjutkan agenda dengan mengunjungi SMP Satu Atap 2 Cukuh Balak, Pekon Sawang Balak, Kecamatan Cukuh Balak, Rabu (14/10/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Harian DPD KNPI Tanggamus yang hadir mewakili Ketua Umum, didampingi jajaran Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Wakil Ketua Bidang UMKM, serta rombongan Rembuk Pemuda.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara organisasi kepemudaan dengan lingkungan pendidikan sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda agar terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan KNPI memberikan perhatian terhadap pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing.

Kehadiran mereka juga membawa pesan bahwa pelajar di wilayah kecamatan, termasuk daerah pesisir, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Ketua Harian DPD KNPI Tanggamus, mewakili Ketua Umum, Devi Amurlah menyampaikan bahwa pemuda dan pelajar merupakan dua elemen penting yang tidak dapat dipisahkan dalam menentukan arah masa depan bangsa.
Menurutnya, pemuda hari ini harus mampu mengambil peran sebagai penggerak perubahan, sementara para pelajar merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan dorongan, perhatian, dan motivasi agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
“Bagi kami, pemuda bukan hanya mereka yang sudah berada di organisasi atau telah terjun langsung ke tengah masyarakat. Anak-anak yang saat ini sedang menempuh pendidikan di bangku sekolah juga merupakan bagian penting dari masa depan kepemudaan.
Mereka adalah calon pemimpin, calon pengusaha, calon pendidik, dan berbagai profesi lainnya yang kelak akan memberikan kontribusi bagi Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendidikan harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya tanggung jawab sekolah dan tenaga pendidik, tetapi juga keluarga, masyarakat, pemerintah, serta organisasi kepemudaan.
Menurutnya, membangun generasi muda tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, melainkan harus disertai kepedulian nyata, komunikasi, dan upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan kepercayaan diri para pelajar.
“Kami ingin menyampaikan kepada adik-adik pelajar bahwa jangan pernah merasa kecil hanya karena berasal dari daerah yang jauh dari pusat kota. Jangan pernah membatasi cita-cita hanya karena kondisi atau tempat kalian menempuh pendidikan.
Setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang, asalkan mau belajar, disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta terus berusaha memperbaiki diri,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para pelajar harus mulai membangun karakter sejak dini, seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian menyampaikan pendapat, serta kemampuan bekerja sama.
Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bekal penting agar generasi muda tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadapi perubahan zaman dengan sikap yang positif.
Menurutnya, kemajuan teknologi dan perkembangan dunia kerja menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan. Karena itu, para pelajar diharapkan tidak berhenti mengejar ilmu pengetahuan, berani menggali potensi diri, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berprestasi.
“Adik-adik adalah aset berharga daerah ini. Suatu saat nanti, Tanggamus membutuhkan generasi yang cerdas, berintegritas, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Kami berharap dari sekolah-sekolah di wilayah Cukuh Balak ini lahir anak-anak muda yang mampu mengharumkan nama daerah, menciptakan peluang, membantu masyarakat, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan pembangunan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa DPD KNPI Tanggamus harus menjadi rumah bersama bagi pemuda, tempat untuk membangun gagasan, memperkuat persaudaraan, serta mendorong lahirnya kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semangat Rembuk Pemuda, menurutnya, tidak boleh berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi harus diterjemahkan menjadi kepedulian dan tindakan yang bisa dirasakan oleh generasi muda.
“Rembuk Pemuda bukan sekadar ruang untuk berkumpul dan berdiskusi. Lebih dari itu, kita ingin membangun kesadaran bahwa pemuda memiliki tanggung jawab terhadap masa depan daerahnya.
Salah satu bentuk tanggung jawab tersebut adalah memberikan perhatian kepada dunia pendidikan dan memastikan bahwa semangat anak-anak kita untuk belajar dan meraih cita-cita tetap tumbuh,” tegasnya.
Melalui kunjungan tersebut, DPD KNPI Tanggamus berharap hubungan antara organisasi kepemudaan dan lingkungan pendidikan semakin erat. KNPI juga mendorong agar semangat kolaborasi antara pemuda, pelajar, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat demi menciptakan generasi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kunjungan ke SMP Satu Atap 2 Cukuh Balak ini menjadi pengingat bahwa masa depan Tanggamus tidak hanya dibangun melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui perhatian terhadap pendidikan, pembentukan karakter, serta keberanian memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang.
Bagi KNPI, setiap pelajar memiliki potensi untuk menjadi bagian dari perubahan. Dengan pendidikan, semangat, dan dukungan bersama, generasi muda di pelosok Tanggamus diharapkan mampu melangkah lebih jauh, meraih cita-cita, dan kelak memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, serta bangsa Indonesia.













