SINARMERDEKA.CO-Industri film Nasional tengah menghangat di 2026, dengan tayangnya film Indonesia dijadwalkan tayang perdana serentak pada 8 Januari 2026 di bioskop Indonesia.
Deretan film tersebut menghadirkan beragam genre cerita, mulai drama keluarga, komedi segar, hingga thriller dengan pendekatan naratif berbeda.
Penayangan perdana ini menjadi momentum penting bagi industri perfilman nasional dalam mengawali persaingan ‘box office’ awal tahun.
Produser dan rumah produksi berharap film-film terbaru tersebut mampu menarik minat penonton setelah libur panjang pergantian tahun.
Berikut beberapa film Indonesia yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop nasional pada tanggal 8 Januari 2026:
1. Malam 3 Yasinan
Film ini menceritakan tentang Samira yang terkejut menerima kabar kematian mendadak saudara kembarnya, Sara, yang mengguncang keluarga besar Djoyodiredjo.
Keluarga tersebut dikenal sebagai dinasti pengusaha gula kaya raya era 1980-an, dipimpin oleh Opa Hendra Djoyodiredjo.
Samira yang tinggal jauh segera pulang ke kediaman keluarga, berbeda dengan Sara yang selalu dekat.
Dirinya menjauh karena lelah dengan tuntutan kesempurnaan keluarga serta konflik warisan antara istri-istri Ari yang berkepanjangan.
Di rumah besar itu tinggal Opa Hendra bersama putrinya Lily, menantunya Baskara, serta keluarga Ari. Pada malam yasinan pertama, teror mengerikan muncul perlahan dan membuka rahasia kelam keluarga tersebut tersembunyi.
2. Suka Duka Tawa
Tawa, yang diperankan Rachel Amanda, adalah komika muda yang meraih popularitas dengan mengangkat luka masa kecilnya sebagai materi.
Ia juga menjadikan aib ayahnya, Pak Keset seorang pelawak senior, sebagai bahan stand-up hingga karier sang ayah runtuh.
Pertemuan kembali dengan sang ayah membuat Pak Keset rela membuka seluruh masa lalunya demi membantu perjalanan Tawa.
Seiring waktu, hubungan keduanya perlahan mencair hingga Tawa menemukan sisi ayah yang sebelumnya tidak pernah ia kenal.
Dalam proses tersebut, Tawa dikelilingi sahabat-sahabat absurd dan kocak yang setia menemani setiap fase hidupnya.
Bersama mereka, Tawa belajar bertumbuh, menemukan keberanian, serta mengubah luka personal menjadi tawa bersama bersama-sama.
3. Musuh Dalam Selimut
Gadis yang diperankan Yasmin Napper menganggap Suzy yang diperankan Megan Domani bukan sekadar tetangga, melainkan sahabat setia.
Seiring waktu, kehangatan itu berubah menjadi kejanggalan, saat sikap manis Suzy terasa berlebihan dan mencurigakan.
Kecurigaan Gadis meningkat ketika suaminya, Andika yang diperankan Arbani Yasiz, ikut terlibat dalam kedekatan yang janggal tersebut.
Rasa tidak aman berubah menjadi ketakutan mendalam, karena perhatian itu menyimpan niat gelap menyerupai pengkhianatan.
Ketika perhatian menjelma ancaman, Gadis mulai mempertanyakan batas kasih sayang dan kebenaran hubungan di sekitarnya.
Situasi tersebut menempatkannya dalam dilema emosional, mempertanyakan siapa yang benar-benar dapat dipercaya sepenuhnya olehnya kini.
4. Uang Passolo
Biba, guru dengan anggaran terbatas, dan Rizky, videografer pernikahan terpuruk, bermimpi menggelar pesta sederhana untuk memulai hidup bersama.
Rencana tersebut terhambat keluarga Biba yang menjunjung gengsi, berharap memperoleh banyak uang passolo dari pesta mewah.
Selama persiapan, Biba dan Rizky terjebak pusaran kekacauan, dari tamu membludak hingga tuntutan dekorasi mahal. Campur tangan keluarga berlanjut dengan desakan catering mahal serta elekton dua malam yang memberatkan keuangan.
Impian sederhana terancam pupus, ditambah keinginan Biba membangun rumah ibu yang berkorban demi dirinya sendiri.
Di tengah tekanan biaya dan tanah tergadai, cinta menuntun mereka berkompromi, menghormati nilai, dan memaknai kebahagiaan.












