SINARMERDEKA.CO, JAKARTA – Nama Talitha Ceisarina mungkin lebih dikenal sebagai istri dari Tama Wijaya, gitaris grup musik Kangen Band. Namun di balik itu, Talitha memiliki perjalanan panjang dan penuh warna di industri hiburan Tanah Air. Sosoknya bukan hanya pendamping, tetapi juga perempuan tangguh yang ikut berperan besar dalam kebangkitan band yang sempat vakum tersebut.
Karier Talitha di dunia musik bukan hal baru. Jauh sebelum dikenal publik luas, ia pernah aktif sebagai penyanyi top 40 yang tampil dari kafe ke kafe hingga klub malam. Dunia panggung dan gemerlap hiburan sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak muda. Namun, di tengah peluang besar yang terbuka, Talitha justru memilih jalan berbeda. Ia memutuskan berhenti dari panggung malam, berhijrah, mengenakan hijab, dan melanjutkan karier di balik layar industri musik.
“Tidak mudah meninggalkan dunia yang sudah lama saya jalani. Tapi saya percaya, setiap langkah baik pasti akan dibukakan jalan yang lebih indah.”
Langkah itu membawanya bergabung di Label Proaktif sebagai sekretaris direksi. Di sana, Talitha tidak hanya mengurus pekerjaan administratif, tetapi juga terlibat dalam pengelolaan artis nasional, kegiatan off air, hingga berbagai dinamika dunia hiburan selama kurang lebih empat tahun. Pengalaman itulah yang menempa kemampuannya dalam manajemen artis dan industri musik.
Tahun 2022 menjadi salah satu babak penting dalam perjalanan karier Talitha. Saat itu, Kangen Band kembali bangkit lewat lagu Cinta Sampai Mati yang sukses besar di pasaran. Lagu tersebut bahkan membawa nama band asal Lampung itu trending di lima negara Asia dan menduduki posisi teratas YouTube selama beberapa minggu. Di balik kesuksesan itu, Talitha disebut sebagai salah satu motor penggerak yang mendorong semangat para personel untuk kembali berkarya.
“Rasa puas saya bukan soal popularitas, tapi melihat teman-teman bisa kembali berdiri, berkarya, dan dicintai masyarakat.”
Dedikasinya pun tidak main-main. Talitha mengaku pernah menyetir sendiri dari Jakarta ke Lampung demi menemui para personel dan mengumpulkan tanda tangan agar mereka kembali bernaung di label musik Jakarta. Dalam situasi pandemi COVID-19 saat banyak akses jalan masih dibatasi, ia bahkan menetap selama sebulan di Lampung demi membangun kembali kepercayaan dan semangat personel band tersebut.
“Saat itu yang saya pikirkan hanya satu, bagaimana mereka bisa bersatu lagi. Kalau niat kita tulus, pasti ada jalan.”
Usaha keras itu membuahkan hasil. Kangen Band kembali terbang tinggi, tampil di ratusan panggung musik, festival besar, hingga konser internasional. Talitha pun dianggap sebagai “wonder woman” yang setia menjaga dan mendampingi para personel. Bersama mereka, band tersebut sukses menggelar konser di Kuala Lumpur hingga Singapura, sekaligus melepas rindu para penggemar yang telah lama menanti.
Tak hanya soal karier, perjalanan hidup Talitha juga sarat nilai spiritual. Setelah mantap berhijrah, ia tetap menyalurkan bakat menyanyinya di acara pernikahan dan kegiatan internal dengan penampilan yang lebih tertutup. Bahkan, ia pernah meraih juara pertama dalam ajang mengenang sembilan tahun wafatnya Chrisye.
Talitha juga memiliki pengalaman religius yang berkesan. Ia menjalani umrah pertamanya tanpa biaya, sebagai hadiah dari sosok yang berpengaruh dalam perjalanan kariernya. Umrah kedua dilakoninya bersama sang suami, Tama Wijaya. Baginya, setiap perjalanan hidup adalah bentuk ikhtiar yang akan menemukan waktunya sendiri.
“Yakinlah, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Semua akan indah pada waktu yang tepat.”
Melalui kisah hidupnya, Talitha Ceisarina menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya soal berada di depan panggung, tetapi juga tentang perjuangan, kesabaran, dan keyakinan saat bekerja di balik layar.
Sosoknya menjadi bukti bahwa perempuan bisa menjadi pilar penting dalam kebangkitan sebuah nama besar di industri musik Indonesia.












