Sinarmerdeka.co – Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Langkah percepatan dilakukan agar warga penerima manfaat dapat segera menempati hunian yang lebih sehat dan layak sebelum program TMMD resmi ditutup, Minggu (17/05/2026).
Program RTLH menjadi salah satu sasaran khusus dalam TMMD Reguler ke-128 tahun ini, mengingat rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.
Saat ini, pengerjaan di sejumlah titik RTLH telah memasuki tahap finishing, mulai dari pemasangan atap, plester dinding, hingga pemasangan keramik. Proses pembangunan berjalan berkat kolaborasi antara personel TNI, tenaga tukang, dan semangat gotong royong warga desa.
Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., mengatakan seluruh personel di lapangan terus bekerja maksimal agar kualitas bangunan tetap terjaga meski pengerjaan dilakukan dengan target waktu yang terbatas.
“Kami memaksimalkan personel dan material di lapangan. Target kami bukan sekadar selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan rumah dengan konstruksi yang kokoh, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan benar-benar layak huni bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Program RTLH ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga membawa misi kemanusiaan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Banyak penerima bantuan merasa terharu melihat rumah mereka yang sebelumnya rapuh kini berubah menjadi lebih permanen, rapi, dan nyaman ditempati.
Salah satu penerima bantuan RTLH, Bapak Syahroni, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD.
“Dulu kalau hujan rumah sering bocor dan dindingnya sudah lapuk. Sekarang berkat bantuan Bapak-bapak TNI, rumah saya jadi bagus dan kuat. Kami sekeluarga sangat berterima kasih,” ungkapnya.
Dengan sisa waktu pelaksanaan yang ada, Satgas TMMD optimistis seluruh sasaran fisik RTLH dapat rampung 100 persen tepat waktu. Keberhasilan program tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Pati.












