Apalagi dia menuliskan, semua terjadi saat Firly Bahuri jadi Ketua KPK dan PDIP menjadi bagian dari Kekuasaan Pemerintahan Rezim Jokowi-Amin.
Baca juga: Saleh Asnawi Resonansi Harapan Baru Rakyat Tanggamus
“Sekarang Firly Bahuri lenyap. PDIP pimpinan Hasto Kristanto giat serang Presiden Jokowi dan nyebar fitnah Pemilu Curang.”
Beda dengan Bambang Pacul yang mengatakan Ganjar-Mahfud memang kalah strategi dan tak disukai masyarakat.
Zeng Wei menilai arus Hasto Kristiyanto ingin bawa PDIP sebagai oposisi Pemerintahan Prabowo-Gibran. Main di luar arena.
Baca juga: Anies Baswedan Ditolak PKS, Zaki Iskandar Cagub Jakarta
“Sekarang ga ada lagi orang kuat yang back-up Harun Masiku. KPK diharapkan segera menyelesaikan kasus suapnya,” tandas Zeng.
Selain terkait Skandal Harun, ternyata ulah Hasto Kristanto membuatnya tersandung pasal penyebaran berita bohong.
Bicara sembarangan seperti Sohib barunya si Roki Gerung. Hingga harus berurusan dengan Polda Metro Jaya.
Baca juga: Hipmi: IKN Wujud Indonesia Sentris Kebanggaan Bangsa
Memantik Reaksi Kader
Sementara, politikus PDIP Sutrisno Pangaribuan ancam akan geruduk seluruh kantor polisi di Indonesia kalau Hasto Kristanto ditahan.












