SINARMERDEKA.CO-Aktor senior Gary Muhammad Iskak dikenal sebagai salah satu figur serbabisa di dunia hiburan Indonesia. Lahir pada 10 Juli 1973, Gary berasal dari keluarga seniman dan merupakan kakak dari aktor Khiva Iskak.
Dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (29/11/2025), sejak awal 2000-an, ia aktif membintangi berbagai film, sinetron, FTV, hingga video klip musik. Hal tersebut menjadikannya salah satu wajah yang akrab bagi penonton layar kaca.
Perjalanan karier Gary dimulai dari debutnya dalam film ‘Bintang Jatuh’ pada tahun 2000. Namanya melesat setelah membintangi film ‘D’Bijis’ (2007), di mana ia memerankan karakter “banci”.
Peran tersebut menjadi peran yang disebut-sebut sebagai titik balik ketenarannya. Performa Gary dalam film tersebut membawanya meraih penghargaan Indonesian Movie Actors Awards 2007 sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik.
Gary terus menunjukkan fleksibilitasnya sebagai aktor melalui berbagai judul film populer, seperti ‘
“30 Hari Mencari Cinta’, ‘Ungu Violet’, dan ‘Merah Itu Cinta’.
Ia juga tampil dalam sejumlah film horor dan komedi yang semakin mengukuhkan keberagaman perannya di dunia hiburan.
Dirinya, juga aktif bermain dalam puluhan sinetron sejak 2001 dan beberapa kali tampil sebagai model video klip. Karier panjang dan kontribusi Gary Iskak pada dunia hiburan Indonesia harus berakhir karena kecelakaan motor yang merenggut nyawanya.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, penggemar, dan rekan-rekan di industri hiburan. Karya-karya Gary dalam film, sinetron, dan dukungannya terhadap sineas muda menjadi warisan yang akan terus dikenang.












