simer
Berita TerkiniInfo Daerah

KONI Depok Bidik 10 Besar Porprov Jabar 2026

×

KONI Depok Bidik 10 Besar Porprov Jabar 2026

Sebarkan artikel ini
Optimisme itu disampaikan Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto, seusai kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim di Kantor KONI Kota Depok, Rabu (14/10/2026)

Sinarmerdeka.co,DEPOK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok optimistis mampu menembus 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, kontingen Kota Depok membidik sedikitnya 30 medali emas dengan persiapan atlet yang diklaim telah mencapai 99 persen.

Optimisme itu disampaikan Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto, seusai kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim di Kantor KONI Kota Depok, Rabu (14/10/2026) sore. Target tersebut, menurut Herry, telah disusun berdasarkan perhitungan dan parameter prestasi masing-masing cabang olahraga (cabor), bukan sekadar ambisi.

“Harapannya, para atlet diberikan kesehatan, mampu meraih prestasi, dan penyelenggaraan Porprov berjalan sukses,” ujar Herry.

Ia menjelaskan, sekitar 70 persen cabang olahraga yang dipersiapkan memiliki potensi untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Kota Depok. Sejumlah cabor yang menjadi andalan di antaranya tarung derajat, karate, taekwondo, sepak takraw, dan atletik.

Meski demikian, KONI Depok memilih tidak mengungkap seluruh daftar cabang olahraga unggulan. Langkah tersebut dilakukan agar atlet dari cabor lainnya tetap memiliki semangat dan motivasi untuk memberikan hasil terbaik.

Pembinaan Empat Tahun Jadi Modal Prestasi

Herry menuturkan, pembinaan olahraga prestasi yang dijalankan sejak 2022 mulai menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah atlet Kota Depok berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Salah satu pencapaian yang menjadi kebanggaan adalah keberhasilan atlet sepatu roda Depok meraih gelar juara Asia.

“Atlet Depok telah menorehkan prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Salah satunya atlet sepatu roda yang baru meraih gelar juara Asia,” ungkapnya.

Saat ini, seluruh cabang olahraga yang tergabung dalam kontingen Kota Depok tengah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC). Program tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir untuk meningkatkan kemampuan, menjaga kondisi fisik, serta mematangkan strategi sebelum menghadapi pertandingan.

Kendati demikian, Herry menyadari persaingan pada Porprov XV Jawa Barat 2026 tidak akan mudah. Sejumlah daerah yang diprediksi menjadi pesaing kuat Depok di antaranya Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bogor, serta Kota dan Kabupaten Bekasi.

Karena itu, kesiapan atlet dan konsistensi pembinaan menjadi faktor penting untuk mewujudkan target perolehan minimal 30 medali emas sekaligus menembus posisi 10 besar.

Pemkot Depok Siapkan Bonus Atlet Berprestasi

Dukungan terhadap perjuangan atlet juga datang dari Pemerintah Kota Depok. Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur, memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pemberian bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi pada Porprov 2026.

Menurut Mansur, pemberian bonus tersebut direncanakan melalui anggaran tahun 2027.

“Pemberiannya direncanakan melalui anggaran 2027,” ucap Mansur.

Ia menambahkan, informasi mengenai rencana bonus tersebut akan disampaikan kepada para atlet saat mereka dikumpulkan. Dukungan itu diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk berjuang maksimal dan mengharumkan nama Kota Depok.

Meski demikian, Mansur menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada para atlet. Mereka diharapkan tetap fokus pada cabang olahraga masing-masing dan bertanding dengan penuh percaya diri sesuai kemampuan serta hasil latihan yang telah dijalani.

Dengan persiapan yang diklaim telah mencapai 99 persen, KONI bersama Pemerintah Kota Depok berharap kontingen mampu tampil maksimal pada Porprov XV Jawa Barat 2026. Target minimal 30 medali emas dan posisi 10 besar pun diharapkan dapat tercapai melalui kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan seluruh pihak.

Kini, tantangan bagi kontingen Kota Depok adalah membuktikan kesiapan tersebut di arena pertandingan dan mengubah optimisme menjadi prestasi nyata.