Berita Terkini

KMP ADNG Genjot Digitalisasi Koperasi Lewat Training Leader Daerah (TLD) Jawa Barat

×

KMP ADNG Genjot Digitalisasi Koperasi Lewat Training Leader Daerah (TLD) Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Upaya membangun ekosistem koperasi digital terus digelorakan oleh Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG). Lewat agenda Training Leader Daerah (TLD) di Graha Sarimanah, Kota Bandung, Minggu (3/8), KMP ADNG menegaskan komitmennya untuk mendidik anggota dan memperluas ekspansi bisnisnya di Jawa Barat.

Pelatihan ini melibatkan peserta dari berbagai wilayah, seperti Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Indramayu, Cianjur, hingga Kota Bandung. Materi disampaikan oleh Asep Hidayat, Yani Royani, serta sejumlah pengurus yang telah menjalani Training of Trainer (ToT) sebelumnya. H. Ade Kurnia, selaku Dewan Pengawas Pusat, turut hadir memantau langsung jalannya pelatihan.

Fokus pada Edukasi UMKM dan Aset Digital

Ketua pelaksana TLD Jawa Barat, Nur, menjelaskan bahwa pelatihan ini memuat materi edukasi mengenai pemanfaatan token UMKM dan penggunaan GSA. Selain itu, peserta juga menjalani sesi praktik pemostingan Voucher GSA dan pelatihan transfer aset digital seperti GLC, VEGE, dan BLI.

“Tujuannya bukan cuma untuk sosialisasi, tapi juga memastikan anggota di daerah bisa menjalankan fungsi digital koperasi dengan benar,” ujarnya.

Pendidikan Koperasi adalah Wajib

Secara terpisah, Ketua Umum KMP ADNG, Assoc. Prof. Capt. Rizki Adam, menyampaikan bahwa TLD merupakan implementasi nyata dari prinsip koperasi. Ia menggarisbawahi pentingnya pendidikan koperasi untuk seluruh anggota, sesuai dengan amanat Pasal 5 UU No. 25 Tahun 1992.

“Koperasi itu punya identitas. Setiap anggota harus tahu hak dan kewajibannya. Jangan cuma ikut karena tergiur untung, tapi benar-benar paham risiko dan nilai koperasi digital,” tegas Rizki.

Menurutnya, Training Leader Daerah menjadi instrumen strategis untuk mewujudkan visi besar KMP ADNG sebagai koperasi digital nomor 1 di Indonesia. Selain itu, pelatihan ini juga memperkuat upaya membangun digitalisasi UMKM secara nasional.