Berita TerkiniHeadline

Buser Polres Tanggamus Diterjunkan Selidiki Kejadian di Ulubelu

×

Buser Polres Tanggamus Diterjunkan Selidiki Kejadian di Ulubelu

Sebarkan artikel ini

SINARMERDEKA.CO-Kapolres Rahmad Sujatmiko angkat bicara terkait maraknya aksi pencurian dengan modus bobol rumah di wilayah Kecamatan Ulubelu serta aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Kapolres menegaskan pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat dan saat ini jajaran Polres Tanggamus bersama personel polsek setempat tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap para pelaku.

Sudah menerima laporan dan kita sudah melakukan upaya penyelidikan di lokasi. Anggota kita dari buser dan polsek juga sudah turun untuk melakukan pengecekan dan mengidentifikasi pelaku, baik yang melakukan curanmor maupun bobol rumah,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko, Rabu (13/5/2026).

Menurut Kapolres, sejumlah kasus pencurian yang terjadi sebelumnya juga telah berhasil diungkap dan saat ini dalam proses pemberkasan untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Ada beberapa laporan yang kita ungkap juga dalam proses pemberkasan yang mau kita limpah ke kejaksaan,” ujarnya.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal yang terjadi di lingkungan masing-masing. Ia memastikan seluruh laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh kepolisian.

“Kemudian juga saya imbau apabila ada kejadian atau kasus curanmor silakan membuat laporan, akan kita tindaklanjuti,” tegasnya.

Selain mengintensifkan penyelidikan, Polres Tanggamus juga meminta masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan pos ronda guna mencegah tindak kriminalitas.

AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di wilayah yang jauh dari jangkauan polsek maupun polres.

“Kepada warga juga untuk mengaktifkan kembali sabuk kamtibmas atau pos ronda. Kita coba dorong apabila ada kumpul pekon, bhabinkamtibmas juga sudah kita sampaikan, kapolsek juga untuk sama-sama menjaga wilayah,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan orang asing atau seseorang yang dicurigai terlibat tindak kriminal di lingkungan sekitar.

“Apabila ada orang asing atau teridentifikasi pelaku bisa langsung dilaporkan,” ujarnya.

Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, Kapolres mengingatkan bahwa Polres Tanggamus memiliki layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

“Di sini kita juga ada layanan Call 110. Karena wilayah kita ini luas dan jauh dari polsek maupun polres, masyarakat bisa lapor 110 tanpa biaya pulsa untuk memudahkan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, operator layanan tersebut selalu siaga dan akan langsung mengarahkan personel piket maupun patroli menuju lokasi laporan masyarakat.

“Operator standby, nanti akan mengarahkan pamapta dan piket fungsi,” kata Kapolres.

Selain itu, Ia menambahkan, keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat.

“Keamanan ini tanggung jawab kita bersama supaya tidak memberi peluang kepada pelaku,” tegasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan pengamanan tambahan pada kendaraan saat diparkir, seperti kunci ganda maupun gembok pengaman.

“Kalau parkir pakai kunci tambahan atau gembok,” imbaunya.

Terkait pelayanan laporan masyarakat, AKBP Rahmad Sujatmiko memastikan tidak akan mentolerir apabila ada anggota kepolisian yang menolak menerima laporan dari warga.

“Akan kita berikan teguran apabila ada anggota kita menolak menerima laporan,” tegasnya.

Dirinya menjelaskan, personel kepolisian di Polres Tanggamus disiagakan dalam tiga shift pelayanan selama 24 jam penuh untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan secara maksimal.

“Ada tiga shift, jadi 24 jam mereka standby,” pungkasnya.