simer
Info DaerahKabar Politik

PKB Tanggamus Gelar Diskusi Publik dan Bedah Buku

×

PKB Tanggamus Gelar Diskusi Publik dan Bedah Buku

Sebarkan artikel ini

SINARMERDEKA.CO-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tanggamus komitmen dalam membangun tradisi intelektual dan memperkuat wawasan kebangsaan melalui kegiatan diskusi publik dan bedah buku bertajuk “Islam dan Sosialisme”, karya HOS Tjokroaminoto dan Ali Syari’ati.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PKB Kabupaten Tanggamus, Minggu (08/11/2026), tersebut menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan tokoh agama, unsur legislatif, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan berbagai elemen kepemudaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PKB Tanggamus, Irwandi Suralaga, bersama sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tanggamus, yakni Zulki Qurniawan, Abdul Aris Azis, dan Buyung Alamsyah.

Kemudian H. Seh Ajeman, anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, KH. Samsul Hadi selaku Ketua PCNU Tanggamus, Ustaz Padloil Marjuni selaku Ketua Majelis Tarjih PDM Tanggamus, serta Ustaz Ikhsan selaku Sekretaris PD Muhammadiyah Tanggamus.

Agenda Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan DPD KNPI Tanggamus, GP Ansor, PMII, PCNU, Muhammadiyah, serta berbagai unsur organisasi kepemudaan lainnya.

Ketua DPC PKB Tanggamus, Irwandi Suralaga, menegaskan bahwa diskusi publik dan bedah buku ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar membangun budaya intelektual dan memperkuat kesadaran kritis di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemikiran HOS Tjokroaminoto dan Ali Syari’ati memiliki nilai penting untuk terus dipelajari, terutama dalam memahami hubungan antara agama, keadilan sosial, perjuangan kemanusiaan, dan kehidupan berbangsa.

“PKB tidak ingin politik hanya dipahami sebatas persoalan kekuasaan dan kepentingan elektoral. Politik harus memiliki landasan pemikiran, nilai perjuangan, serta keberpihakan yang nyata kepada masyarakat. Karena itu, ruang-ruang diskusi seperti ini sangat penting untuk terus kita hidupkan,” ungkap Irwandi.

Selain itu, Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, KNPI, Ansor, PMII, serta seluruh unsur kepemudaan yang telah meluangkan waktu untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

Baginya, perbedaan latar belakang organisasi maupun pandangan bukanlah sekat untuk membangun kebersamaan.

Sebaliknya, perbedaan justru menjadi kekuatan untuk memperkaya gagasan dan melahirkan pemikiran yang lebih konstruktif.

“Kami ingin Sekretariat DPC PKB Tanggamus menjadi rumah bersama bagi lahirnya gagasan-gagasan besar. Tempat semua kalangan bisa berdiskusi, bertukar pikiran, menyampaikan kritik, dan merumuskan ide demi kemajuan daerah. Kami percaya, pembangunan Tanggamus membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Irwandi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga generasi muda tidak hanya menjadi penonton dalam perjalanan pembangunan, tetapi mampu tampil sebagai kelompok yang memiliki wawasan, integritas, dan keberanian menyampaikan gagasan.

Melalui kegiatan ini, DPC PKB Tanggamus ingin menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi politik tidak hanya diukur dari besarnya dukungan, tetapi juga dari kemampuannya melahirkan pemikiran, membangun dialog, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kendati hal itu, politik yang kuat bukan hanya politik yang mampu memenangkan kontestasi, melainkan politik yang mampu menghadirkan manfaat, memperjuangkan keadilan, dan meninggalkan warisan pemikiran bagi generasi mendatang.