simer
Berita TerkiniInfo Daerah

PETISI 26 Soroti Gedung KNPI Kabupaten Bogor yang Kumuh: Pemeliharaan dan Aktivitas Kepemudaan Dipertanyakan

×

PETISI 26 Soroti Gedung KNPI Kabupaten Bogor yang Kumuh: Pemeliharaan dan Aktivitas Kepemudaan Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Kondisi gedung kepemudaan yang dikenal sebagai Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kabupaten Bogor menjadi sorotan Ketua PETISI 26, Rizwan Riswanto. Pada Senin (19/10/2026),

Sinarmerdeka.co– Kondisi gedung kepemudaan yang dikenal sebagai Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kabupaten Bogor menjadi sorotan Ketua PETISI 26, Rizwan Riswanto. Pada Senin (19/10/2026), ia mempertanyakan kondisi bangunan yang dinilai memprihatinkan, sekaligus menyoroti perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan dan aktivitas generasi muda.

Rizwan menilai, kondisi gedung yang terlihat kumuh menimbulkan sejumlah pertanyaan mengenai pemeliharaan fasilitas, pemanfaatan bangunan oleh KNPI dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), serta keberpihakan pemerintah daerah terhadap pengembangan potensi pemuda di Kabupaten Bogor.

“Pertanyaannya, apakah tidak ada anggaran untuk pemeliharaan gedung tersebut? Kemudian, apakah KNPI dan OKP-OKP masih menggunakan gedung itu sebagaimana mestinya sebagai pusat kegiatan kepemudaan?” demikian sorotan yang disampaikan Rizwan.

Gedung Kepemudaan Jangan Sekadar Jadi Bangunan

Menurut Rizwan, gedung kepemudaan semestinya tidak hanya berdiri sebagai fasilitas fisik, tetapi juga menjadi ruang produktif bagi generasi muda untuk berkumpul, bertukar gagasan, mengembangkan kreativitas, serta menjalankan berbagai kegiatan sosial dan organisasi.

Namun, kondisi bangunan yang dinilai kurang terawat dan aktivitas yang dianggap belum terlihat optimal memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung gerakan kepemudaan.

PETISI 26 juga mempertanyakan apakah terdapat program pemeliharaan rutin, bagaimana pengelolaan gedung dilakukan, serta apakah fasilitas tersebut masih berfungsi secara maksimal untuk menunjang kegiatan KNPI dan OKP di Kabupaten Bogor.

Di Mana Perhatian Pemerintah Daerah?

Sorotan tersebut turut mengarah pada peran Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga fasilitas kepemudaan dan mendorong kegiatan organisasi pemuda.

Rizwan mempertanyakan sejauh mana perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi gedung dan keberlangsungan aktivitas kepemudaan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, fasilitas kepemudaan perlu diimbangi dengan program pembinaan yang nyata agar keberadaannya memberikan manfaat bagi generasi muda, bukan sekadar menjadi bangunan tanpa kegiatan yang terlihat.

Meski demikian, kepastian mengenai anggaran pemeliharaan, pengelolaan gedung, dan tingkat pemanfaatannya masih perlu ditelusuri melalui keterangan resmi dari pihak terkait.

PETISI 26 Minta Kejelasan dan Evaluasi

Melalui sorotan ini, PETISI 26 mendorong adanya kejelasan mengenai kondisi terkini Gedung KNPI Kabupaten Bogor, termasuk anggaran pemeliharaan, pengelolaan fasilitas, serta agenda kegiatan yang dilaksanakan oleh KNPI dan OKP.

Klarifikasi dari pengurus KNPI dan Pemerintah Kabupaten Bogor diperlukan agar persoalan tersebut dapat dipahami secara utuh, sekaligus memastikan apakah terdapat kendala anggaran, pengelolaan, atau faktor lain yang memengaruhi kondisi gedung dan aktivitas kepemudaan.

Bagi PETISI 26, keberadaan gedung kepemudaan semestinya sejalan dengan upaya membangun generasi muda yang aktif, kreatif, mandiri, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Kini, yang menjadi pertanyaan publik bukan hanya bagaimana kondisi fisik Gedung KNPI, melainkan juga bagaimana fasilitas tersebut dirawat, dikelola, dan dimanfaatkan untuk kepentingan pemuda Kabupaten Bogor.

Pihak KNPI dan Pemerintah Kabupaten Bogor diharapkan dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai kondisi gedung, anggaran pemeliharaan, serta program kepemudaan yang berjalan.