SINARMERDEKA.CO-Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Sekretariat Bupati Tanggamus sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Ir. Suaidi. Turut hadir Plt. Asisten II, Asisten III, para Staf Ahli Bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.
Pelantikan ini mencakup kepala sekolah pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan.
Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Kepala sekolah tidak hanya bertugas mengelola administrasi, tetapi juga menjadi pemimpin yang menentukan arah kemajuan sekolah, membina guru, serta memastikan peserta didik mendapatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
“Jabatan kepala sekolah adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap para kepala sekolah yang hari ini dilantik dapat menjadi pemimpin yang berintegritas, profesional, disiplin, dan mampu memberikan teladan yang baik bagi guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta masyarakat,” tegas Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik maupun kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga dari pembentukan karakter, kedisiplinan, moral, dan kemampuan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.
Karena itu, kepala sekolah diminta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, tertib, serta mendukung perkembangan potensi setiap siswa.
Selain kemampuan manajerial, Bupati menekankan pentingnya penguasaan aspek psikologis dan pemahaman terhadap kondisi kejiwaan dalam menjalankan kepemimpinan di sekolah.
Kepala sekolah diharapkan mampu memahami karakter, kondisi emosional, serta kebutuhan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik agar dapat mengambil keputusan secara bijaksana.
Menurutnya, kemampuan memahami kondisi psikologis menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah harus mampu mengendalikan diri, bersikap tegas namun bijaksana, serta mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan tanpa mengabaikan disiplin dan aturan yang berlaku.
Bupati juga meminta kepala sekolah membangun hubungan harmonis dengan para guru, orang tua siswa, komite sekolah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menciptakan suasana pendidikan yang kondusif serta memastikan setiap kebijakan dan program sekolah benar-benar mengutamakan kepentingan peserta didik.
“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Bangun komunikasi yang baik dengan guru, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat. Dengarkan masukan, cari solusi terhadap setiap persoalan, dan pastikan seluruh kebijakan yang diambil berorientasi pada kepentingan peserta didik serta peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.
Secara tegas, Bupati juga menekankan bahwa kinerja para kepala sekolah yang baru dilantik, baik pada jenjang SD maupun SMP, akan dievaluasi kembali setelah enam bulan menjalankan tugas.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan amanah yang diberikan dilaksanakan secara profesional, bertanggung jawab, dan menghasilkan perubahan nyata bagi kemajuan sekolah.
Evaluasi kinerja itu diharapkan dapat melihat kedisiplinan, kemampuan memimpin dan mengelola sekolah, pembinaan tenaga pendidik, kualitas pembelajaran, serta upaya meningkatkan prestasi peserta didik. Para kepala sekolah diminta menjadikan enam bulan pertama sebagai kesempatan untuk membuktikan komitmen, memperbaiki kekurangan, dan menunjukkan hasil kerja yang dapat dirasakan warga sekolah.
Penegasan evaluasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab yang harus dibuktikan melalui kinerja.
Bupati berharap setiap kepala sekolah mampu menjalankan tugas secara sungguh-sungguh, tidak hanya berorientasi pada rutinitas, tetapi juga menghadirkan inovasi dan pembenahan sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.
Di sisi lain, Bupati mengingatkan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan sekolah. Seluruh penggunaan sumber daya serta pelaksanaan program pendidikan harus dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan. Kepala sekolah juga didorong untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang efektif serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
“Keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah daerah terus mendorong perbaikan kualitas pendidikan, tetapi semua itu harus diikuti dengan kerja nyata di sekolah. Saya ingin para kepala sekolah menunjukkan hasil melalui peningkatan kedisiplinan, kualitas pembelajaran, prestasi siswa, dan pelayanan pendidikan yang semakin baik,” tegasnya.
Bupati berharap pelantikan tersebut menjadi awal semangat baru bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Tanggamus. Para kepala sekolah diminta menjadi pemimpin yang mengayomi, memberikan teladan, memahami kondisi warga sekolah, serta mampu membangun budaya kerja yang positif demi menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung tertib dan khidmat. Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap para kepala sekolah SD dan SMP yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi integritas, serta membuktikan kinerja terbaik, terutama dalam masa evaluasi enam bulan mendatang, demi terwujudnya pendidikan yang semakin berkualitas dan merata.















