Sinarmerdeka.co– Warga Kelurahan Tengah, Kabupaten Bogor, mempertanyakan kejelasan realisasi pembangunan drainase yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 di wilayah RW 09, khususnya RT 04. Selain itu, masyarakat juga menyoroti belum diterimanya hadiah atau penghargaan bagi Kelurahan Tengah yang sebelumnya ditetapkan sebagai kelurahan terbaik se-Kabupaten Bogor.
Dua persoalan tersebut kembali menjadi perhatian pada Rabu malam (14/10/2026).Dian asmara (Paul),Masyarakat berharap pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka, baik mengenai pelaksanaan pembangunan drainase maupun kepastian penyaluran penghargaan yang menjadi hak Kelurahan Tengah.
Realisasi Drainase Musrenbang 2025 Dipertanyakan
Persoalan pertama berkaitan dengan usulan pembangunan drainase di wilayah RW 09, tepatnya RT 04, Kelurahan Tengah. Kegiatan tersebut diketahui masuk dalam usulan Musrenbang tahun 2025. Namun, hingga Oktober 2026, masyarakat menyebut belum melihat adanya pelaksanaan pekerjaan yang secara jelas mengarah pada realisasi usulan tersebut.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, program yang diusulkan melalui Musrenbang diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai perencanaan dan penganggaran yang telah ditetapkan pemerintah.
Masyarakat pun meminta kejelasan mengenai status anggaran, jadwal pelaksanaan, serta kendala yang mungkin menyebabkan pembangunan drainase tersebut belum terealisasi.
Bagi warga, pembangunan drainase bukan sekadar usulan administratif, melainkan kebutuhan lingkungan yang berkaitan dengan kenyamanan dan kepentingan masyarakat. Karena itu, mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan melalui mekanisme Musrenbang tidak berhenti pada tahap perencanaan tanpa kepastian pelaksanaan.
Meski demikian, kepastian mengenai status anggaran dan alasan belum dilaksanakannya pembangunan tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada instansi pemerintah terkait.
Hadiah Kelurahan Terbaik Disebut Belum Diterima
Selain persoalan drainase, masyarakat juga mempertanyakan realisasi penghargaan bagi Kelurahan Tengah yang sebelumnya ditetapkan sebagai kelurahan terbaik se-Kabupaten Bogor.
Berdasarkan informasi awal yang beredar di masyarakat, penghargaan tersebut disebut memiliki nilai mencapai Rp1 miliar dan direncanakan untuk diterima atau direalisasikan pada tahun 2026. Dana penghargaan itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan potensi dan kemajuan wilayah kelurahan.
Namun, hingga Rabu malam (14/10/2026), masyarakat menyatakan belum merasakan manfaat maupun memperoleh kejelasan mengenai realisasi penghargaan tersebut.
Persoalan ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius karena penghargaan tersebut dipandang sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan, partisipasi, dan capaian masyarakat dalam mengikuti kontestasi kelurahan terbaik.
“Ini bukan sekadar program atau proyek pembangunan, melainkan penghargaan atas perjuangan masyarakat. Pemerintah diharapkan mampu menghargai capaian tersebut dengan memenuhi komitmen yang telah disampaikan,” demikian inti aspirasi yang disuarakan masyarakat.
Masyarakat Minta Penjelasan Tertulis dan Transparan
Hal lain yang menjadi sorotan adalah belum adanya informasi tertulis atau dokumen administratif yang diterima masyarakat maupun unsur lingkungan setempat, termasuk pengurus RT dan RW serta tokoh masyarakat, mengenai status penghargaan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah memberikan penjelasan resmi apabila terdapat kendala, perubahan mekanisme, persyaratan administrasi, atau proses lain yang menyebabkan penghargaan belum dapat direalisasikan.
Ketiadaan informasi yang jelas dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Karena itu, keterbukaan informasi dinilai penting agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi kesalahpahaman antara masyarakat dan pemerintah.
Warga menegaskan bahwa yang dibutuhkan bukan sekadar penjelasan lisan, melainkan kepastian yang dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
Pemerintah Diharapkan Segera Memberikan Kepastian
Atas dua persoalan tersebut, masyarakat Kelurahan Tengah berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dan instansi terkait segera memberikan penjelasan mengenai:
Status usulan drainase Musrenbang 2025 di wilayah RW 09, RT 04, Kelurahan Tengah, termasuk kepastian anggaran dan jadwal pelaksanaannya.
Kepastian penghargaan Kelurahan Terbaik se-Kabupaten Bogor, termasuk nilai penghargaan, mekanisme penyaluran, peruntukan, serta alasan apabila realisasinya mengalami keterlambatan.
Transparansi administrasi dan komunikasi publik, agar masyarakat memperoleh informasi resmi dan tidak dibiarkan menunggu tanpa kepastian.
Masyarakat berharap kedua persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti secara serius, proporsional, dan transparan. Pemerintah diharapkan hadir memberikan jawaban atas aspirasi warga sekaligus memastikan setiap komitmen yang telah ditetapkan dapat dijelaskan kepada publik.
Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai status realisasi pembangunan drainase dan penghargaan Kelurahan Tengah masih perlu diperoleh.













