Berita TerkiniInternasional

Konferensi Keamanan Munich ‘China-AS’, dua Skenario Terjadi

×

Konferensi Keamanan Munich ‘China-AS’, dua Skenario Terjadi

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump

SINARMERDEKA.CO-Situasi hubungan antar dua Negara antara China-Amerika Serikat menjadi perhatian dunia.

Bahkan, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan bahwa dialog lebih baik daripada konfrontasi dalam hubungan China-Amerika Serikat saat bertemu Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di sela-sela Konferensi Keamanan Munich.

Kedua menteri bertemu pada Jumat (13/2) untuk membahas persiapan pertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump pada April 2026.

Dalam pertemuan itu, Wang mengatakan kedua kepala negara telah memberikan arahan strategis bagi perkembangan hubungan China-AS dan mendorong tahun ini menjadi momentum untuk saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan saling menguntungkan.

Dialog lebih baik daripada konfrontasi, kerja sama lebih baik daripada konflik,” kata Wang dalam pernyataan di laman Kementerian Luar Negeri China yang dilihat pada Sabtu.14/2/2026

Ia menambahkan kedua negara perlu memperluas kerja sama dan mengelola perbedaan agar hubungan bilateral berkembang secara stabil dan berkelanjutan.

Bahkan Wang menyebut pertemuan dengan Rubio berlangsung positif dan konstruktif serta sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi diplomatik.

Sementara itu, Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott mengatakan Rubio juga menilai pertemuan tersebut positif dan menekankan pentingnya komunikasi yang berorientasi hasil dalam isu bilateral, regional, dan global.

Menurut Pigott, kedua pihak turut membahas rencana kunjungan Presiden Trump ke China pada April.

Dalam kesempatan terpisah di Konferensi Keamanan Munich, Wang menyatakan China memandang hubungan dengan AS dari perspektif tanggung jawab terhadap sejarah dan masyarakat internasional.

Dirinya mengatakan terdapat dua kemungkinan arah hubungan China-AS, yakni kerja sama yang saling menguntungkan atau konfrontasi jika AS memilih menekan dan membatasi China.

Kami berharap skenario pertama yang terjadi, tetapi juga siap menghadapi berbagai risiko,” kata Wang.