Pencurian Motor di Bandar Lampung Terungkap
Satreskrim Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus AS (26), warga Jabung, Lampung Timur. Ia diduga kuat terlibat dalam serangkaian pencurian motor di Bandar Lampung. Namun, seorang rekannya berinisial J masih dalam pengejaran polisi.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menjelaskan bahwa pada 20 Agustus 2025 kawanan ini menggasak tiga unit motor sekaligus di wilayah Labuhan Ratu. Tidak berhenti di situ, dua hari kemudian mereka kembali mencuri motor di wilayah Sukarame.
Barang Bukti 4 Sepeda Motor
Menurut Kombes Pol Alfret, total ada empat unit motor yang berhasil mereka bawa, terdiri dari tiga Honda Beat dan satu Honda Vario. Dari hasil pengembangan, tiga kasus terjadi di Kecamatan Kedaton, sementara satu kasus lain di Sukarame.
Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas karena pelaku berusaha melawan saat ditangkap. Meski begitu, polisi berhasil mengamankan barang bukti motor curian tersebut.
Modus dan Peran Pelaku
Kombes Pol Alfret menjelaskan, AS berperan sebagai eksekutor yang mencuri langsung motor, sedangkan J (DPO) bertindak sebagai joki sekaligus pemantau situasi. Mereka biasanya hunting lokasi, lalu memilih motor yang mudah dicuri.
Setelah berhasil membawa motor, kawanan ini menyembunyikannya di rumah kos. Selanjutnya, mereka meminta orang lain untuk membawa motor ke Lampung Timur.
Residivis Kembali Berulah
AS ternyata residivis kasus curanmor. Polisi menduga jaringan ini berjumlah lebih dari dua orang. Terkadang mereka bertukar peran antara joki dan eksekutor di lokasi berbeda, bahkan bekerja sama dengan kelompok lain.
Dari hasil penyelidikan bersama Unit Reskrim Polsek Jabung serta keluarga pelaku, polisi akhirnya berhasil mengamankan empat unit motor hasil kejahatan.
Ancaman Hukuman Berat
Kasus pencurian motor di Bandar Lampung ini membuat pelaku terjerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya mencapai sembilan tahun penjara.
Kendaraan WajibTerkunci Ganda
Kombes Pol Alfret mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Karena kasus pencurian motor di Bandar Lampung kerap melibatkan jaringan yang rapi, warga sebaiknya memastikan kendaraan selalu terkunci ganda serta diparkir di lokasi aman.












